Wali Kota Malang Perangi LGBT, Temuan Ratusan Kasus HIV
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengambil sikap tegas terhadap isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di daerahnya. Keputusan ini muncul setelah pemerintah pusat menetapkan LGBT sebagai salah satu ancaman non-militer. Selain itu, ditemukan ratusan kasus baru HIV di Kota Malang yang sebagian besar terkait dengan hubungan sesama jenis.
"Saya sudah minta ada sosialisasi. Kota Malang ini kota pendidikan dan pariwisata, hal-hal seperti itu pasti ada juga terjadi di sini," kata Wahyu kepada wartawan pada Selasa, 07 Juli 2026.
Pemerintah Kota Malang mulai menggencarkan langkah antisipasi sejak dini. Sosialisasi ini menyasar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Tujuannya, memberikan gambaran utuh tentang dampak nyata yang ditimbulkan, terutama dari sektor kesehatan.
Edukasi juga diarahkan ke masyarakat luas. Pendatang yang kuliah atau bekerja di Kota Malang menjadi sasaran utama. Wahyu menyebut pergerakan LGBT di kota ini harus diperangi demi menjaga lingkungan kota. "Ya, perlu kita perangi," tegasnya.
Pemkot Malang tidak hanya berhenti pada imbauan. Mereka kini mengkaji regulasi terkait dan menyiapkan langkah taktis di lapangan. Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan bekerja sama untuk memetakan serta menekan potensi penyebaran dampak negatif sejak dini.
Wahyu memastikan penanganan isu ini melalui program khusus lintas sektor. "Ada program khusus, baik Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan, untuk memberikan gambaran dampak apabila terjadi LGBT," pungkasnya.
Kota Malang sebagai pusat pendidikan dan pariwisata menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Langkah antisipasi ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan kota tetap kondusif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Berhenti, Sepi Penumpang
Anak Petani Gresik Raih PhD di Australia
BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Lumajang
Unair dan Mantan Rektor Beda Angka Soal Gaji Dosen Non-ASN
DPRD Dorong Ekraf Jadi Mesin Ekonomi Baru Daerah
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Berhenti, Sepi Penumpang
Berita Terbaru
Wali Kota Malang Perangi LGBT, Temuan Ratusan Kasus HIV
Australia Peringatkan Warganya Soal Aturan Konten di Bali
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Berhenti, Sepi Penumpang
Ronaldo dan Messi Cetak Sejarah Enam Piala Dunia
Indonesia-India Jajaki Teknologi Rare Earth
Pajak 2026 Diproyeksi Tak Capai Target
Promo 7.7: Kelas Kopi Mont Blanc Rp100 Ribu