Subandi Desak Delta Tirta Perbaiki Dua PR Besar
Gambar atau konten salah?
Bupati Sidoarjo, Subandi, mendesak Perumda Delta Tirta Sidoarjo untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada warga. Dalam pidatonya saat memimpin Apel Akbar HUT ke-48 perusahaan daerah itu di halaman kantor Perumda Delta Tirta, ia menyoroti dua masalah utama.
Pertama, cakupan layanan yang baru mencapai sekitar 35 persen. Kedua, tingkat kebocoran air yang masih tinggi, yaitu 38 persen. Subandi menegaskan bahwa momen peringatan ini harus menjadi titik evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk memberikan layanan yang lebih baik.
"Tingkat kebocoran air masih cukup tinggi, ada sekitar 38%. Ini masih menjadi PR yang harus segera dibenahi," ujar Subandi pada Selasa, 07 Juli 2026.
Ia juga menekankan bahwa pelayanan air bersih bukan sekadar urusan bisnis perusahaan daerah. Lebih dari itu, ini adalah pelayanan dasar kepada masyarakat. "Layanan yang saudara berikan bukan sekadar urusan bisnis perusahaan daerah, tetapi juga pelayanan terhadap masyarakat," katanya.
Untuk meningkatkan kualitas, Subandi meminta seluruh jajaran manajemen dan pegawai Perumda Delta Tirta menyatukan langkah. Ia menyebut tiga hal yang harus menjadi pedoman dalam bekerja.
- Memperkuat kedisiplinan — baik dalam hal waktu, prosedur, maupun tanggung jawab kerja.
- Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar-divisi agar setiap kendala teknis dapat diselesaikan lebih cepat.
- Memperkokoh komitmen pelayanan yang responsif. Setiap pegawai, dari jajaran direksi hingga petugas lapangan, harus memiliki komitmen yang sama: memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan peka terhadap pelanggan. "Jangan biarkan aduan masyarakat menggantung tanpa kejelasan solusi," pungkasnya.
Dengan cakupan layanan yang baru sepertiga dari total wilayah dan kebocoran yang hampir setara, Perumda Delta Tirta masih memiliki pekerjaan rumah yang besar. Fokus Subandi pada disiplin, koordinasi, dan responsivitas menunjukkan bahwa perbaikan internal dianggap sebagai kunci untuk mengatasi masalah eksternal seperti kebocoran dan perluasan jangkauan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
