Festival Lampion Waisak 2026 Kembali di Candi Borobudur

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 123 dibaca
Bisik.id
Festival Lampion Waisak 2026 Kembali di Candi Borobudur

Gambar atau konten salah?

Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur akan kembali digelar di Magelang, Jawa Tengah. Acara ini menandai puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE, yang jatuh pada 31 Mei 2026. Pemberitahuan resmi tentang pembukaan tiket diposting oleh akun @Borobudurpark pada 24 Juni 2026.

Pembelian tiket dimulai pada 23–27 Mei 2026 melalui situs resmi InJourney dan beberapa agen travel online seperti Travelokal dan Tiket.com. Harga tiket berbeda tergantung kategori dan asal wisatawan:

  • Warga Indonesia: Rp 550.000 per orang untuk kategori Pelepas Lentera reguler.
  • Wisatawan mancanegara: Rp 1.200.000 per orang.
  • VIP: Rp 2.000.000 per orang.

Untuk memudahkan proses, calon peserta disarankan menyiapkan data diri sebelum masuk ke platform. Tuliskan nama lengkap sesuai KTP, nomor NIK, email aktif, dan nomor WhatsApp. Ketika tiket mulai dijual, cukup copy‑paste data tersebut agar tidak kehilangan waktu.

Setelah menambahkan tiket ke keranjang, lakukan pembayaran secepatnya. Pilih metode instan seperti Virtual Account (VA) atau dompet digital (E‑Wallet) agar transaksi langsung terverifikasi. Setelah pembayaran berhasil, cek email atau menu pesanan di platform. Anda akan menerima E‑Voucher berisi kode QR unik. Unduh file tersebut dan ambil tangkapan layar sebagai cadangan, karena sinyal internet di lokasi bisa lemah.

Penukaran tiket di lokasi akan berlangsung pada 31 Mei 2026, hari Minggu. Disarankan menukarkan tiket pada siang atau sore hari sebelum acara dimulai, sehingga antrean tidak terlalu panjang. Lokasi penukaran berada di Pintu Kampung Seni Borobudur atau Lapangan Aksobia, mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WIB.

Siapkan dokumen penting saat menunggu di loket. Anda memerlukan dua hal utama:

  • Identitas asli (KTP atau tanda pengenal lain) yang sesuai dengan nama di tiket.
  • Code QR atau E‑Voucher yang sudah disimpan di ponsel.

Jika penukaran dilakukan oleh perwakilan, biasanya Anda harus membawa surat kuasa bermeterai dan fotokopi KTP pemilik tiket asli.

Petugas akan memindai kode QR dan memeriksa KTP. Setelah data terverifikasi, Anda akan menerima tiket fisik, biasanya berupa gelang barcode atau wristband, serta atribut tambahan seperti lampion (jika termasuk paket) atau kartu akses masuk.

Pastikan gelang tiket dipasang dengan kuat namun nyaman di pergelangan tangan. Jangan mencoba merusak, menggunting, atau melepas gelang sebelum acara selesai. Gelang ini merupakan akses utama Anda untuk masuk dan keluar area festival serta area penerbangan lampion.

Acara pelepasan lampion berlangsung di Lapangan Marga Utama dan Taman Lumbini, yang berada di dalam kawasan Taman Wisata Candi Borobudur. Lokasi ini menyediakan ruang yang cukup luas untuk menyalurkan lampion ke langit malam.

Dengan persiapan yang matang, peserta dapat menikmati festival lampion tanpa kendala. Pastikan semua data dan pembayaran sudah lengkap, dan datang tepat waktu di loket penukaran. Lampion akan terbang ke langit, menandai harapan dan kedamaian bagi semua yang hadir.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kebudayaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk merasakan keindahan tradisi Waisak di tempat yang bersejarah. Dengan sistem tiket yang terstruktur, diharapkan proses masuk dan keluar menjadi lancar, sehingga semua peserta dapat menikmati suasana damai dan meriah.

Festival Lampion WaisakCandi BorobudurTiket WaisakE‑Voucher QRPusat PenukaranHarga TiketWisatawan Internasional

Komentar

Memuat komentar...