Forum Menteri Asia Tenggara Perkuat Kerja Sama Pemuda
Gambar atau konten salah?
Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga, memulai sesi Forum Menteri Asia Tenggara tentang Pemuda dan Olahraga. Ia menyatakan terima kasih atas kehadiran para menteri dan pejabat terkait dari negara-negara sahabat di kawasan. Menurutnya, kehadiran tersebut menegaskan komitmen setiap negara untuk memperkuat kerja sama regional dalam mengembangkan potensi pemuda dan olahraga.
Acara ini merupakan inisiatif dari Kemenpora. Erick menekankan pentingnya pertemuan ini diadakan secara rutin setiap dua tahun. Setiap negara di Asia Tenggara akan bergantian menjadi tuan rumah, sehingga semua pihak dapat berpartisipasi secara aktif.
Isu yang dibahas meliputi kesehatan mental, peluang kerja, kewirausahaan, peningkatan kemampuan digital, dan pemberdayaan pemuda. Semua topik ini dianggap prioritas bagi sektor pemuda dan olahraga di kawasan.
“Saat ini olahraga telah berkembang menjadi industri yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan olahraga, sport tourism dan sport industry. Sehingga kesempatan untuk mengelola olahraga pun terbuka lebar, lebih dari sekedar permainan di atas lapangan. Saya yakin melalui pertemuan ini, kita dapat memperkuat kerja sama kita dan memberikan manfaat serta dampak berarti bagi para pemuda dan sektor olahraga di regional kita,” ujar Erick dalam keterangan tertulis, Selasa, 05 Mei 2026.
Semua delegasi sepakat menjadikan rapat ini pertemuan rutin. Filipina menyatakan minatnya menjadi tuan rumah untuk pertemuan selanjutnya, guna membahas transformasi SEA Games. Pertemuan diinisiasi karena para pemimpin merasa bertanggung jawab mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan membawa olahraga kawasan ini lebih dikenal di mata dunia.
Generasi muda saat ini memiliki pandangan berbeda dibanding pendahulu. Mereka hidup di tengah arus informasi tak terbatas dan perkembangan teknologi. Jika disalahgunakan, teknologi dapat menjadi pintu bagi pengaruh negatif. Selain itu, kondisi ekonomi dan lapangan pekerjaan semakin sempit. Tidak mengherankan bahwa pemuda kini sangat peduli terhadap kesehatan mental, kesetaraan kesempatan berkarya, dan perubahan iklim.
Peran olahraga diharapkan tidak hanya menjadi ladang prestasi bangsa, tetapi juga cara membentuk karakter pemuda yang tangguh dan patriotik. Olahraga juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi melalui industri olahraga dan pariwisata olahraga.
Dengan pertemuan ini, para pemimpin berharap dapat memperkuat kerja sama regional, meningkatkan kualitas pemuda, dan menempatkan olahraga sebagai pendorong ekonomi yang signifikan di Asia Tenggara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
