Foto Pocong Beredar, Panik Masyarakat di Desa Gunungsari
Gambar atau konten salah?
Foto penampakan pocong beredar di media sosial, menimbulkan kegemparan di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Gambar itu menampilkan sosok putih berdiri tegak di jalan sepi yang dipaving.
Foto tersebut segera mendapatkan ribuan likes dan ratusan komentar. Netizen langsung terbagi pendapat; sebagian merasa resah, sementara yang lain menuduh foto itu hanyalah prank atau modus kejahatan jalanan.
“Wes rasah kesuen lek onok seng ngeprank langsung sikat ditempat minimal untu e rompal (Sudah tidak usah kelamaan, kalau ada yang bikin prank langsung sikat di tempat, minimal giginya rontok),” tulis akun @afrizalmi212 yang disukai ratusan netizen lain.
Akun @pipitkharismaputra menambahkan: “Lagi trending tenan soal pocong (Lagi tren sekali soal pocong),” ia katakan.
Namun tidak semua warganet langsung menerima foto itu begitu saja. Beberapa mengamati pencahayaan dan suasana yang tampak terlalu rapi untuk jepretan ponsel di malam hari.
“Itu gambar hasil generate AI 🙄,” cetus akun @rulshrm di kolom komentar.
Menanggapi kegaduhan, Polsek Boureno bekerja sama dengan perangkat desa setempat untuk memverifikasi kebenaran foto. Kapolsek Baureno, AKP Sholeh, menyatakan: “Kami akan melaksanakan patroli malam dengan adanya isu-isu yang beredar. Jadi, masyarakat tidak ada ketakutan.”
Polisi berencana melakukan patroli malam di kawasan tersebut untuk memastikan tidak ada kejadian nyata yang menimbulkan ketakutan.
Keberadaan foto ini menyoroti bagaimana media sosial dapat memperluas rumor dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Secara keseluruhan, kejadian ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, serta peran aparat dalam menenangkan masyarakat yang terpengaruh.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
