Frisian Flag Bintaro: Talkshow Kebersamaan Anak Sehat

Tika M. · 4 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Frisian Flag Bintaro: Talkshow Kebersamaan Anak Sehat

Gambar atau konten salah?

Frisian Flag Indonesia menggelar acara Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti di Atrium Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan, pada 29–31 Mei 2026. Salah satu highlightnya adalah talkshow Kebersamaan di Tiap Momen untuk Tumbuh Kembang Si Kecil, yang dipandu oleh psikolog klinis anak, remaja, dan keluarga Irma Gustiana Andriani, SPsi, MPsi.

Irma menekankan betapa pentingnya pemenuhan kebutuhan emosional bagi anak. “Ketika kebutuhan emosional anak tidak terpenuhi, dampaknya akan terlihat pada kondisi emosional dan perilakunya. Anak bisa menjadi lebih mudah cemas, merasa tidak berharga, kurang percaya diri, tidak memiliki motivasi, bahkan prestasi belajarnya dapat ikut terpengaruh,” ujar Irma pada acara tersebut.

Menurutnya, ketika kebutuhan emosional tidak terpenuhi, anak akan mengalami ketidakstabilan emosional yang memengaruhi perilaku sehari‑harinya. “Bahasa cinta itu seperti bensin untuk mengisi tangki cinta. Ketika tangki cinta terisi, anak memiliki energi emosional yang cukup. Sebaliknya, jika tangkinya kosong, anak akan lebih mudah mengalami masalah emosional,” jelas Irma.

Irma menjelaskan bahwa setiap individu, termasuk anak, memiliki cara berbeda dalam menerima kasih sayang. Ia menggambarkan bahasa cinta sebagai “bensin” yang mengisi tangki emosional. Setelah aktivitas di sekolah atau lingkungan sosial, tangki tersebut bisa kosong dan perlu diisi kembali melalui bentuk kasih sayang yang tepat.

Berikut adalah lima bentuk bahasa cinta yang umum ditemukan pada anak:

  • Kata‑kata afirmasi (words of affirmation)
  • Sentuhan fisik (physical touch)
  • Waktu berkualitas (quality time)
  • Tindakan membantu atau melayani (acts of service)
  • Pemberian hadiah (receiving gifts)

Contohnya, ada anak yang merasa dicintai ketika mendapatkan pujian atau apresiasi. Ada pula yang lebih menyukai pelukan, usapan lembut, atau sentuhan fisik dari orang tua. Sementara anak lainnya lebih senang menghabiskan waktu bermain bersama ayah dan ibu.

Kalau kita mengetahui bahasa cinta pasangan dan anak, kita bisa memberikan bentuk kasih sayang yang tepat. Hal ini akan membantu menciptakan dinamika keluarga yang lebih sehat secara sosial, emosional, dan perilaku,” kata Irma.

Irma juga mengingatkan bahwa setiap anggota keluarga bisa memiliki bahasa cinta yang berbeda. “Kita perlu mengenal bahasa cinta diri sendiri, pasangan, dan anak. Jangan sampai kita memberikan kasih sayang dengan cara yang kita sukai, padahal anak membutuhkannya dalam bentuk yang berbeda,” jelas Irma.

Di sisi lain, Kanya Ramyacitta, Head of Masterbrand & Future Innovation Frisian Flag Indonesia, menyoroti pentingnya nutrisi dan dukungan emosional. “Melalui semangat ‘Nourishing Indonesia’, kami ingin terus mendampingi keluarga Indonesia. Tidak hanya berbicara soal nutrisi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik, memberikan semangat, serta menghadirkan dukungan emosional dalam keluarga,” ujar Kanya.

Ia menekankan bahwa momen sederhana seperti saling menyiapkan segelas susu dapat menjadi simbol perhatian dan apresiasi antar anggota keluarga. “Ibu memberikan susu ke anak, anak memberikan susu ke ibu, gitu ya, sebagai bentuk bahwa apresiasi menemani supaya di keluarga itu rasanya tidak sendirian. Ada rasa semangat, walaupun apapun tantangannya, di hari yang berat,” jelas Kanya.

Tapi rasanya kalau kita mendapatkan susu yang penuh nutrisi, tentunya jadi ada rasa yang lebih nikmat. Rasanya itu langkah lebih ringan, bahwa kita bisa mengatasi semua asal bersama-sama dengan keluarga. Sehingga keluarga bisa mendukung dengan baik juga,” sambungnya.

Ochi Febriana, ibu dari influencer Shabira Alula (Lala), berbagi pengalaman mendampingi tumbuh kembang anaknya. “Saya berusaha memperlakukan anak seperti yang dulu saya harapkan ketika masih kecil. Dengan mengamati kesehariannya, kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya disukai dan dibutuhkan oleh anak,” ujar Ochi.

Ochi menjelaskan bahwa ia berusaha mendukung minat Lala di bidang musik maupun teknologi dengan menyediakan ruang bagi sang anak untuk mencoba berbagai aktivitas yang diminatinya. “Contohnya, Lala ini kan suka sekali musik, dia suka bernyanyi. Dia ternyata tertarik dengan alat musik, saya mencoba mendampingi lala, ‘ayo kita coba yuk, mau piano boleh,’” cerita Ochi.

Ia juga menambahkan, “Kalau misal bermain game, yuk kita coba coding. Jadi berusaha untuk memberi jalan, membimbing, memberi fasilitas kepada anak. Supaya anak itu, kita bisa terpetakan gitu, apa sih yang diinginkan anak,” imbuhnya.

Ochi menegaskan bahwa peran orang tua tidak hanya sebatas memberikan dukungan materi, tetapi juga kehadiran fisik dan emosional. “Menjadi orang tua itu tidak mudah. Karena itu, kita membutuhkan support system,” ujar Ochi.

Ketika merasa ditemani, sesuatu yang berat akan terasa lebih ringan. Begitu juga yang ingin dirasakan anak dalam proses tumbuh kembangnya,” tambahnya.

Talkshow Kebersamaan di Tiap Momen untuk Tumbuh Kembang Si Kecil menjadi bagian penting dari rangkaian acara Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti yang berlangsung pada 29–31 Mei 2026. Selain talkshow bersama Lala, hari ketiga juga menampilkan talkshow bersama Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan mendukung Hari Susu Sedunia pada 1 Juni 2026.

Acara terakhir diramaikan oleh berbagai penampilan. Anak-anak menampilkan Tari Bajul Ijo dan Tari Janger Bali. Ibu-ibu diundang untuk berekspresi melalui dance performance, diikuti oleh penampilan Quinn Salman. Rangkaian acara ditutup dengan modern dance, choir, dan musik performance dari Mydoremi Musical Studio.

Setelah Bintaro, Frisian Flag, Temani Langkahmu, Kini dan Nanti akan hadir di Tunjungan Plaza, Surabaya, pada 19–21 Juni 2026.

Acara ini menonjolkan sinergi antara nutrisi fisik dan dukungan emosional dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dengan memahami bahasa cinta, orang tua dapat menyesuaikan kasih sayang yang sesuai, menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis, serta memperkuat ikatan emosional antar anggota keluarga.

Frisian Flag IndonesiaTalkshow KebersamaanBahasa CintaNutrisiDukungan EmosionalTumbuh Kembang AnakBintaro Xchange Mall

Komentar

Memuat komentar...