Galangan Kapal Baru Siak Terbuka, Jalan 1,2 km Diluncurkan
Gambar atau konten salah?
Peresmian galangan kapal terpadu milik PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) dan pembukaan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer di kawasan industri Pemerintah Daerah Kabupaten Siak menjadi sorotan utama hari ini. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau, Masuri, mengangkat bicara setelah acara tersebut. Semua pembangunan ini didanai oleh investasi swasta senilai Rp 300 miliar. Menurut Masuri, langkah ini menandai pencapaian penting bagi Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Bupati Afni Zulkifli.
“Kami dari Kadin Riau tentu sangat mengapresiasi. Ini pencapaian luar biasa dari kinerja Pemerintah Kabupaten Siak. Di tengah situasi sulit saat ini bisa meyakinkan investor dengan nilai sebesar ini jelas tidak mudah. Bupati Siak Ibu Afni luar biasa, perlu diapresiasi gesitnya karena ini industri pertama yang bisa membuka pintu bagi investor lainnya masuk ke KITB,” ujar Masuri, Selasa, 21 April 2026. Ia menilai kehadiran galangan kapal terpadu dan infrastruktur pendukung akan memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah, termasuk lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Masuri menilai Afni telah bergerak cepat di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut tidak menghalangi pemerintah daerah untuk tetap aktif menarik investor masuk ke Siak.
Afni bersama jajaran berhasil meyakinkan pembangunan jalan pembuka sepanjang 1,2 kilometer murni dari dana swasta. Ini tentu berdampak positif di tengah kondisi tekanan fiskal. “Peresmian galangan kapal dan akses jalan baru ini menjadi nadi dan pintu utama KITB Siak untuk membuka diri. Saya yakin ke depan Siak akan semakin maju. Bahkan galangan kapal terbesar ini diyakini akan bisa menggeser yang biasanya ada di Kepri,” tambahnya.
Masuri turut mengapresiasi hadirnya investor lokal yang mulai berani menanamkan modal di daerah sendiri. Ia menegaskan, selama ini investasi sering identik dengan pemodal asing, padahal pelaku usaha lokal juga punya kemampuan untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerah. “Ketika investor lokal berani masuk, artinya daerah memiliki potensi besar. Ini harus didukung penuh dengan komunikasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Capaian ini juga menjadi kunci, kepercayaan dari investor dalam berinvestasi tentu sangat menentukan. Pemerintah daerah perlu menunjukkan keterbukaan dan komitmen agar dunia usaha yakin menanamkan modalnya. “Trust atau kepercayaan adalah kunci. Jika pemerintah mampu membangun kepercayaan, maka investor akan tertarik dan yakin menempatkan investasinya di daerah,” jelasnya.
Masuri juga menilai kepemimpinan Bupati Afni Zulkifli menunjukkan karakter terbuka dan progresif dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, keterbukaan menjadi modal penting bagi daerah untuk menarik minat investor dari luar. “Beliau menunjukkan semangat untuk maju. Agenda hari ini membuktikan beliau tidak cengeng dan bangkit merespon tantangan dengan tepat. Ini patut diapresiasi,” tutup Masuri.
Pembangunan galangan kapal terpadu dan akses jalan baru di Siak menandai langkah strategis pemerintah daerah dalam menarik investasi swasta. Keberhasilan ini menegaskan bahwa inisiatif lokal dan dukungan kepemimpinan yang proaktif dapat membuka peluang ekonomi bagi wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
