Gempa 5,1 di Jember dirasakan hingga Banyuwangi
Gambar atau konten salah?
Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah tenggara Jember pada 26 Mei 2026. Getaran yang dihasilkan terasa hingga ke Kabupaten Banyuwangi, menambah ketegangan di daerah tersebut.
Warga Banyuwangi, Chofi Zamani, melaporkan langsung keluar ruangan setelah merasakan getaran selama lima detik. Ia berkata, "Kaget, pas enak-enak duduk bergoyang dan saya langsung sadar kalau itu gempa. Langsung lari keluar (rumah)", sambil menunjukkan wajah panik.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Daenk Himawa, mengonfirmasi gempa tersebut berdasarkan analisis awal. Ia menyatakan, "Benar baru saja terjadi gempa, analisis cepat magnitude berkisar 5,1 di kisaran 93 kilometer tenggara Jember," kata Daenk.
Menurut catatan BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 15.30 dengan kedalaman 10 kilometer. Di Banyuwangi, getaran dirasakan di beberapa kecamatan, antara lain:
- Banyuwangi Kota
- Genteng
- Glenmor
- Kalibaru
Kejadian ini menegaskan bahwa wilayah timur Indonesia masih rentan terhadap aktivitas seismik. Masyarakat di daerah terdampak diharapkan tetap waspada dan mengikuti petunjuk resmi dari BMKG.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
