Gen Z Lebih Sadar Kesehatan dari Generasi Sebelumnya
Gambar atau konten salah?
Generasi Z, atau yang lebih akrab disebut Gen Z, punya sisi yang agak berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka dikenal melek teknologi, tapi ternyata juga sangat peduli dengan kesehatan. Bahkan, minat mereka untuk menjaga tubuh tetap bugar lebih tinggi.
Menurut informasi dari Fakultas Kedokteran Unair, Gen Z punya orientasi kuat pada kesehatan preventif. Mereka lebih sadar pentingnya pola hidup sehat dan mencegah penyakit, bukan sekadar mengandalkan obat-obatan setelah sakit. Banyak dari mereka yang rajin berolahraga, menjaga asupan makanan, dan menghindari rokok atau alkohol berlebihan. Kesadaran ini tidak hanya baik untuk diri sendiri, tapi juga mendorong terbentuknya komunitas yang lebih sehat.
Tapi, kebiasaan makan Gen Z ternyata tidak sesederhana memilih makanan sehat. Penelitian menunjukkan mereka memang ingin makanan bergizi, tapi tetap mengutamakan rasa, pengalaman, kemudahan, dan nilai emosional saat makan. Dilansir dari FoodNavigator, beberapa riset menyebutkan persentase Gen Z yang mengonsumsi makanan sehat di sejumlah negara cukup tinggi. Di Jerman, misalnya, 60 persen Gen Z berusia 16–27 tahun mengecek label nutrisi sebelum membeli makanan. Mereka juga cenderung makan sehat setiap hari. Laporan itu menambahkan, kebiasaan ini tidak lepas dari paparan konten kesehatan di media sosial.
Pola makan Gen Z juga berubah. Banyak yang menghindari makan malam terlalu larut. Mereka lebih memilih makan malam lebih awal. Perlu diketahui, makan malam terlalu larut bisa berdampak negatif, seperti menurunkan kualitas tidur dan mengganggu pencernaan. Malam hari adalah waktu ideal bagi organ tubuh untuk beristirahat, bukan memproses makanan yang baru dikonsumsi.
Secara keseluruhan, Gen Z menunjukkan pergeseran kebiasaan yang menarik. Mereka tidak hanya peduli pada apa yang dimakan, tapi juga kapan dan bagaimana makanan itu dikonsumsi. Kesadaran ini, yang sebagian besar dipicu oleh media sosial, membuat mereka lebih selektif dan disiplin dalam menjaga kesehatan dibanding generasi sebelumnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
