GIIAS 2026 di ICE BSD, Pindah ke NICE Dipertimbangkan

Wati N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
GIIAS 2026 di ICE BSD, Pindah ke NICE Dipertimbangkan

Gambar atau konten salah?

JakartaPameran Otomotif Internasional Indonesia (GIIAS) akan tetap digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada tahun 2026. Namun, ada perbincangan tentang kemungkinan pindahnya venue ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di Pantai Indah Kapuk 2.

Andy Wismarsyah, CEO Seven Event, menjelaskan bahwa keputusan belum diambil. “Kami belum tentukan karena (GIIAS) tahun 2006 aja kan belum jalan. Tapi memang yang kami perhatikan itu, secara keseluruhan itu adalah akses, itu nomor satu,” ujarnya di Jakarta. Ia menambahkan bahwa beberapa faktor masih menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan venue baru.

Faktor utama yang diutamakan adalah aksesibilitas. Pameran ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat umum, tetapi juga peserta pameran, media, dan tamu internasional. “Yang kedua itu keterbatasan lodging atau penginapan. Kalau memang sudah ada (penginapan) dengan kapasitas lebih baik serta harganya terjangkau. Itu mungkin bukan jadi satu halangan. Tapi sampai hari ini, kami masih terus menggali informasi-informasi tersebut,” lanjut Andy.

Meski demikian, GIIAS 2026 tetap dijadwalkan di ICE BSD City, Tangerang. Untuk tahun berikutnya, keputusan masih akan dikaji lebih lanjut. “Jadi tahun 2026 sudah pasti akan di situ (ICE BSD City lagi), untuk tahun 2027 will see (akan kita lihat dulu),” jelasnya.

Perpindahan venue menjadi topik hangat setelah NICE PIK 2 diperkenalkan sebagai kawasan pameran dan konvensi baru dengan kapasitas besar di wilayah Pantai Indah Kapuk 2. Venue tersebut diklaim memiliki area lebih luas dibanding ICE BSD City. ICE BSD City memiliki luas sekitar 220.000 m², sedangkan NICE PIK 2 dibangun di atas lahan sekitar 400.000 m², hampir dua kali lebih besar.

Namun, bila dilihat khusus ruang pamer indoor, selisihnya tidak terlalu signifikan. ICE BSD City memiliki area hall pameran sekitar 50.000 m², sedangkan NICE PIK 2 memiliki exhibition hall sekitar 55.100 m². Dengan kapasitas yang lebih besar dan ruang pengembangan yang luas, NICE PIK 2 dianggap memiliki potensi menjadi venue pameran otomotif masa depan.

Meski demikian, faktor aksesibilitas dan ketersediaan penginapan masih menjadi pekerjaan rumah sebelum GIIAS benar-benar pindah dari BSD City. Pihak penyelenggara masih meneliti lebih lanjut apakah fasilitas di NICE PIK 2 dapat memenuhi kebutuhan semua pihak yang terlibat.

GIIAS tetap menjadi ajang penting bagi industri otomotif Indonesia. Keputusan mengenai venue akan diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap semua faktor, termasuk akses, akomodasi, dan kapasitas. Dengan mempertimbangkan semua hal tersebut, penyelenggara berharap acara tetap berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi semua peserta.

GIIASICE BSD CityNICE PIK 2aksesibilitaskapasitaspenginapanotomotif

Komentar

Memuat komentar...