Google Perbarui AI Mode: Pencarian Lebih Praktis di Layar
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Google baru saja memperbarui fitur AI Mode pada mesin pencari.
Fitur ini memudahkan pencarian di internet dengan bantuan kecerdasan buatan.
Sebelumnya, pengguna harus beralih ke tab AI Mode secara manual.
Kini, halaman AI Mode dapat dibuka berdampingan dalam satu layar pencarian.
AI Mode pertama kali diperkenalkan pada 01 Mei 2025 di acara tahunan Google I/O di San Francisco.
Google merombak mesin pencari dengan AI.
Melansir CNN Indonesia, AI Mode tidak langsung dirilis secara luas, melainkan diuji coba melalui program Google Labs pada awal 2025 kepada pengguna terbatas.
Setelah pengujian, fitur resmi diluncurkan di Amerika Serikat dan 180 negara, termasuk Indonesia, pada 01 Agustus 2025.
Pengembangan AI Mode tidak terlepas dari keberhasilan AI Overviews, yang hadir pada 01 Januari 2024.
AI Overviews mendorong perubahan perilaku pencarian, membuatnya lebih kompleks dan berbasis konteks.
Sejak 01 Mei 2025, AI Mode direncanakan menjadi masa depan mesin pencari yang tidak hanya menampilkan tautan, tetapi juga memahami dan menyajikan informasi secara cerdas.
Pembaruan AI Mode membuat pencarian berbasis AI lebih praktis.
Misalnya, ketika pengguna mengklik link, hasil AI dapat langsung terbuka di samping halaman web tanpa tab baru.
Melansir TechCrunch, pengalaman ini membantu ketika pengguna ingin membandingkan atau menggali informasi lebih dalam.
Contohnya, saat mencari mesin kopi, pengguna dapat meminta rekomendasi melalui AI Mode berdasarkan kebutuhan.
Setelah memilih hasil, halaman produk muncul di samping, dan pengguna dapat menanyakan hal lanjutan seperti kemudahan penggunaan, harga, atau cara membersihkannya.
AI memanfaatkan konteks halaman tersebut dan data lain di internet untuk memberikan jawaban yang lebih relevan.
Pembaruan juga memungkinkan pencarian ketersediaan produk di toko terdekat.
Pengguna cukup menjelaskan barang yang dibutuhkan secara spesifik, lalu AI menelusuri dan menghubungi toko terkait.
Informasi hasil pencarian ditampilkan kepada pengguna.
Fitur pelacakan harga hotel juga ditingkatkan.
Sebelumnya hanya dapat memantau harga berdasarkan kota, kini pengguna dapat mengikuti perubahan harga hotel tertentu sesuai tanggal yang diinginkan.
Sistem akan mengirimkan notifikasi otomatis bila terjadi perubahan harga.
Saat ini, pembaruan AI Mode hanya tersedia secara terbatas di Amerika Serikat.
Fitur-fitur terbaru akan dirilis secara bertahap ke wilayah lain di masa depan.
Pengguna di luar AS, termasuk Indonesia, masih harus menunggu sebelum peluncuran global.
Google biasanya melakukan ekspansi fitur setelah tahap uji coba dan penyempurnaan selesai.
Dengan demikian, pengguna di Indonesia dapat mengharapkan akses ke AI Mode dalam beberapa bulan ke depan.
Fitur ini menandai langkah kecil dalam evolusi mesin pencari, menambah kenyamanan bagi pengguna yang mencari informasi lebih cepat dan relevan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
