Gubernur Aceh Tunjuk Nurlis Effendi Jadi Jubir Baru, Bekas Jurnalis
Gambar atau konten salah?
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) telah menunjuk Nurlis Effendi sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh. SK penunjukan tersebut diserahkan oleh Sekda Aceh M Nasir.
"SK-nya kemarin diserahkan oleh Sekda," kata Nurlis kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).
Nurlis mengaku akan mendampingi Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, yang sudah menjadi Jubir sejak awal pemerintahan Mualem. Namun dia belum mengetahui apakah Muhammad MTA masih menjabat sebagai jubir.
Mantan jurnalis itu berjanji akan berkoordinasi dengan Ampon Man dalam setiap pekerjaan jubir.
"Tadi malam saya juga sudah melapor ke gubernur Mualem melalui telepon seluler, dan beliau mengintruksikan untuk berkantor dan bekerja," jelas Nurlis.
Dia juga melapor ke Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Pria akrab disapa Dek Fadh juga meminta Nurlis segera bekerja.
"Pak Wagub juga sudah mengintruksikan saya untuk segera bekerja," ungkapnya.
(agse/afb)
Penunjukan ini menandai kelanjutan strategi komunikasi pemerintahan Aceh, dengan Nurlis berkolaborasi dengan Jubir lama Ampon Man dan menunggu konfirmasi atas posisi Muhammad MTA.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
