Gunung Semeru Erupsi Lagi, Lava Pijar Meluncur 1,5 Kilometer
Gambar atau konten salah?
Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu dini hari. Status gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada di Level III atau Siaga.
Erupsi yang terjadi berupa guguran lava pijar. Material panas itu meluncur sejauh 1,5 kilometer dari puncak kawah. Arah luncurannya menuju kawasan Besuk Kobokan, salah satu aliran sungai yang sering menjadi jalur lava.
Selain guguran lava, petugas juga mencatat tiga kali letusan. Letusan-letusan itu menghasilkan kolom asap berwarna putih hingga kelabu. Ketinggian asap mencapai 500 hingga 700 meter ke arah barat dari puncak.
Yadi Yuliandi, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, menyampaikan informasi ini dalam laporan tertulis. "Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.500 meter mengarah ke Besuk Kobokan," jelasnya.
Pihak berwenang mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat. Warga diminta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Jarak ini dianggap cukup aman dari jangkauan material vulkanik yang berbahaya.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar," pungkas Yadi.
Selain radius aman, petugas juga meminta warga tetap waspada terhadap potensi bahaya lain. Ancaman awan panas guguran dan aliran lahar bisa terjadi kapan saja. Aliran ini biasanya mengikuti sungai-sungai yang berhulu dari Gunung Semeru, seperti Besuk Kobokan.
Secara umum, aktivitas Gunung Semeru masih terus dipantau. Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diingatkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pos pengamatan. Status Siaga berarti gunung masih dalam kondisi aktif dengan potensi erupsi yang bisa meningkat kapan saja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
