Guru SMPN Kasiman Viral karena Lari 4 km ke Sekolah
Gambar atau konten salah?
Ahmad Zaki Febiansyah (34), seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMPN Kasiman di Bojonegoro, tiba-tiba menjadi sorotan media sosial setelah ia datang ke sekolah dengan berlari. Aksi sederhana ini membuatnya viral di kalangan rekan kerja dan murid.
Menurut Zaki, langkahnya didorong oleh kebijakan pemerintah yang menekankan efisiensi dan penghematan BBM serta upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Ia menganggap berlari sebagai cara paling efektif untuk menggabungkan tugas profesionalnya dengan gaya hidup sehat yang sudah ia ajarkan di kelas.
“Beda dengan lainnya bersepeda, saya berfikir lari juga satu olahraga yang bisa saya lakukan ketika berangkat kerja serta memberikan contoh yang baik soal menjaga kesehatan,” ujar Zaki, Kamis (02 April 2026). Ia menekankan bahwa contoh nyata bagi muridnya lebih kuat ketika ia menunjukkan disiplin kesehatan secara langsung.
Kecepatan dan stamina Zaki juga menonjol. Ia menempuh jarak sekitar 4 km dari rumah ke sekolah hanya dalam 15 menit 40 detik. “Jarak yang saya tempuh sekitar 4 km sampai sekolahan dengan waktu 15 menit 40 detik, rumah sampai ke sekolahan,” jelas Zaki. Angka tersebut menunjukkan dedikasi dan kebugaran yang ia pertahankan.
Reaksi positif dari rekan-rekan guru tidak menunggu lama. Aksi Zaki memicu minat guru lain untuk mengikuti jejaknya. Ia mengumumkan bahwa pada hari Senin berikutnya, ia tidak lagi berlari sendiri, melainkan akan ditemani oleh guru Bimbingan Konseling (BK) yang juga bersemangat mengubah pola transportasi menjadi lebih aktif. “Semoga dengan ini bisa menjadi hal positif untuk pegawai-pegawai lainnya. Besok senin saya juga mau lari lagi sama temen guru Bimbingan Konseling (BK),” pungkas Zaki.
Walaupun semangatnya tinggi, Zaki menekankan bahwa berlari tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Ia menyarankan latihan rutin: “Setiap hari latihan lari. Nggak bisa lari itu langsung dadakan. Harus latihan pelan-pelan durasi ditambah,” imbuh Zaki. Saran ini menyoroti pentingnya persiapan fisik sebelum memulai kebiasaan baru.
Di balik aksi ini, Zaki memiliki latar belakang sebagai atlet lari maraton tingkat nasional sejak 2006. Ia memulai kariernya di dunia atletik dengan nomor lari jarak menengah, kemudian menorehkan prestasi di berbagai ajang, mulai dari Jateng Open, Popnas, hingga Pekan Olahraga Provinsi di Jawa Tengah dan Kalimantan Timur. Ia juga aktif mengikuti kejuaraan tarkam nasional serta lomba maraton 5K di Gayam. “Iya saya memang suka lari mulai 2006, alhamdulillah juga sudah ikut di beberapa turnamen kejuaraan baik tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” tandas Zaki.
Inisiatif Zaki menyoroti bagaimana satu tindakan sederhana dapat memicu perubahan positif di lingkungan kerja. Dengan mencontohkan kebiasaan sehat, ia berharap rekan-rekan dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebugaran dan pelestarian lingkungan. Aksi ini menjadi contoh konkret bahwa perubahan gaya hidup dapat dimulai dari langkah kecil, seperti berlari ke sekolah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
