Guru SMPN Kasiman Viral Lari 4 km 15 Menit 40 Detik
Gambar atau konten salah?
Ahmad Zaki Febiansyah (34) adalah guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMPN Kasiman, Bojonegoro. Pada suatu pagi, ia menampilkan cara unik berangkat ke sekolah dengan berlari, sebuah aksi yang segera menjadi viral.
Video berdurasi 36 detik, yang diunggah melalui akun media sosial @ahmadzakifebiansyah, memperlihatkan Zaki menempuh perjalanan 4 km dari rumahnya ke sekolah hanya dalam 15 menit 40 detik. Aksi ini bukan sekadar sensasi; ia merupakan respons kreatif terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto, yang disampaikan ke Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Instruksi tersebut menekankan penggunaan sepeda bagi pegawai yang tinggal dalam radius 7 kilometer dari tempat kerja. Meskipun demikian, Zaki memilih untuk menggunakan tenaga fisiknya sendiri. Ia mengatakan, “Beda dengan lainnya bersepeda, saya berfikir lari juga satu olahraga yang bisa saya lakukan ketika berangkat kerja serta memberikan contoh yang baik soal menjaga kesehatan,” ujar Zaki, Rabu 1 April 2026.
Kecepatan dan stamina Zaki terlihat jelas. Ia menempuh jarak sekitar 4 km dalam waktu 15 menit 40 detik. Ia menegaskan, “Jarak yang saya tempuh sekitar 4 km sampai sekolahan dengan waktu 15 menit 40 detik, rumah sampai ke sekolahan,” jelas Zaki.
Motivasi utamanya adalah memberi contoh disiplin kesehatan di tengah rutinitas profesional yang padat. Aksi ini mulai memicu semangat efisiensi dan kebugaran di lingkungan kerjanya. Rekan sejawatnya mulai tertarik untuk mengikuti jejaknya.
Pada hari Senin mendatang, Zaki tidak lagi berlari sendiri. Ia akan ditemani oleh guru Bimbingan Konseling (BK) yang juga tergerak untuk mengubah pola transportasi menjadi lebih aktif. Ia berharap langkah kecil ini dapat mengadopsi pesan pentingnya menjaga kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan secara lebih luas.
“Semoga dengan ini bisa menjadi hal positif untuk pegawai-pegawai lainnya. Besok senin saya juga mau lari lagi sama temen guru Bimbingan Konseling (BK),” pungkas Zaki.
Dengan menolak kendaraan bermotor, Zaki menunjukkan bahwa keterbatasan BBM dapat diatasi melalui transformasi gaya hidup yang lebih bertenaga dan sehat. Aksi ini menegaskan bahwa kebijakan ramah lingkungan dapat diwujudkan lewat contoh nyata di tingkat individu, sekaligus memotivasi rekan kerja untuk berpartisipasi aktif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
