Haji Bolot Dirawat UGD, Kondisi Membaik di RS Fatmawati
Gambar atau konten salah?
Haji Bolot, seorang komedian senior, dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah mengalami serangan jantung. Kondisinya kini dilaporkan membaik.
Asisten Wahyu Ramadhan mengungkapkan bahwa keluhan awal Haji Bolot adalah nyeri dan sesak di dada. Wahyu menjelaskan bahwa sang komedian semula hanya ingin menjalani pemeriksaan rontgen.
"Karena keluhan itu, 'Aduh sesak dada', katanya. Itu awalnya dia bilang, 'Gua pengen rontgen doang'. Cuma karena di UGD pada waktu itu diperiksa sama dokter, 'Wah, ini nggak bisa kalau cuman rontgen, harus diperiksa semua'. Ya itulah akhirnya di rontgen, ketahuan di rekam jantung, baru ketahuan di sana waktu di Bintaro," jelasnya di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, dilansir detikHot, Jumat (12/6/2026).
Wahyu memastikan kondisi Haji Bolot sekarang sudah stabil dan tetap dalam keadaan sadar. Meskipun masih dirawat di Intensive Coronary Care Unit (ICCU), perawatan tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan pasca serangan jantung.
"Tadi teman-teman rekan artis banyak ada yang berkunjung juga, masuk santai," kata Wahyu. Ia menambahkan bahwa saat dirujuk dari rumah sakit di Bintaro ke RS Fatmawati menggunakan ambulans, Haji Bolot masih sadar dan dapat berkomunikasi dengan baik.
Menurut Wahyu, perkembangan kesehatan Haji Bolot menunjukkan tren positif dari hari ke hari. Saat ini, fokus utama dokter adalah memastikan proses pemulihan jantung berjalan optimal.
"Alhamdulillah sadar, udah mulai stabil. Jadi masih ya tinggal pemulihanlah," tuturnya. Wahyu juga meluruskan kabar yang menyebut Haji Bolot sempat berada dalam kondisi kritis, menegaskan bahwa sang komedian bahkan masih bisa bercanda dengan orang-orang di sekitarnya.
"Oh nggak, nggak. Sempat bercanda-bercanda aja gitu," ungkap Wahyu.
Haji Bolot masih dalam perawatan intensif, namun kondisi menunjukkan perbaikan. Teman-teman dan rekan-rekan terus berkunjung, sementara tim medis fokus pada pemulihan jantung yang optimal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
