Harga Tiket Pesawat Naik 13% Menunda Wisatawan ke NTB

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Harga Tiket Pesawat Naik 13% Menunda Wisatawan ke NTB

Gambar atau konten salah?

Di Mataram, banyak wisatawan yang berencana berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB) menunda atau membatalkan rencana liburan mereka. Penyebab utama adalah kenaikan harga tiket pesawat yang menjadi terlalu mahal bagi banyak orang.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, data ini didapat dari beberapa agen perjalanan. Ia menyatakan, “Ya kami dapat informasi dari beberapa travel agent, sehubungan dengan dinamika geopolitik ini ada beberapa yang suspendlah gitu kan, khususnya yang melalui transit jalur Timur Tengah itu, seperti Dubai, Qatar.”

Harga tiket pesawat domestik mengalami kenaikan sekitar 13% pada 01 April 2026. Rute JakartaLombok, misalnya, hampir mencapai Rp 4 juta per tiket. Kenaikan ini membuat banyak orang merasa tidak mampu menanggung biaya perjalanan.

Selain kenaikan tarif, beberapa agen juga melaporkan bahwa penerbangan yang melewati jalur Timur Tengah, seperti Dubai dan Qatar, telah dibatalkan atau ditunda. Situasi geopolitik di wilayah tersebut memengaruhi konektivitas internasional, sehingga lebih banyak wisatawan memilih rute alternatif.

Untuk menanggapi masalah ini, pemerintah NTB menginformasikan adanya kebijakan insentif dari pusat. PPN tiket pesawat akan dikurangi mulai 01 April 2026 hingga 01 June 2026. Aulia berharap, “Ya mudah‑mudahanlah ya kita berharaplah tiket ini bisa lebih bersahabatlah untuk para wisatawan untuk ke sini,” menambahkan ia.

Walaupun ada penurunan harga, Aulia belum melihat dampak signifikan pada jumlah kunjungan keseluruhan. Ia menegaskan, “Masih belum berdampaklah kalau untuk saat ini kelihatan karena ini kan posisinya juga lagi low season ini sekarang.” Meskipun beberapa destinasi terasa sepi, hal tersebut dianggap wajar pada periode low season.

Target kunjungan wisatawan ke NTB pada tahun 2026 tetap dipertahankan di 2,5 juta orang. Aulia optimis kunjungan akan meningkat ketika memasuki high season dalam beberapa bulan ke depan. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah event pariwisata yang akan digelar diharapkan dapat menjadi penopang kunjungan.

Secara keseluruhan, meski harga tiket pesawat naik dan beberapa rute terhambat, pemerintah NTB berupaya menekan biaya melalui kebijakan PPN. Dengan tetap menjaga target kunjungan dan memanfaatkan event di musim puncak, diharapkan sektor pariwisata dapat kembali stabil. Kenaikan tarif dan kebijakan insentif menjadi dua faktor utama yang memengaruhi dinamika kunjungan wisatawan ke NTB.

Nusa Tenggara Barattiket pesawatkenaikan hargageopolitikPPNlow seasonhigh seasonpariwisata

Komentar

Memuat komentar...