Hari Ketiga, SAR Perluas Pencarian Penumpang Lompat di Bakauheni
Gambar atau konten salah?
Pencarian terhadap penumpang KMP Batumandi yang diduga melompat ke laut saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sudah memasuki hari ketiga. Sampai sekarang, korban belum juga ditemukan.
Tim SAR gabungan kini memperluas jangkauan pencarian. Mereka menyisir perairan Tanjung Tua hingga Pulau Sebesi. Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan penyisiran dimulai pukul 08.00 WIB. Area yang disisir mencapai 8 hingga 12 mil laut dari titik awal korban diduga jatuh.
"Area pencarian hari ini kami perluas hingga perairan Tanjung Tua mengarah ke Sebesi. Kami juga sudah memberitahu para nelayan di wilayah pesisir untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Rezie pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Pada hari pertama pencarian, korban sempat diduga terlihat di jalur pelayaran kapal tunda atau tugboat. Tapi saat tim mengecek, korban sudah tidak tampak lagi. Diduga korban kembali terbawa arus.
"Korban sempat terpantau di jalur tugboat, tetapi setelah kami cross check sudah hilang. Kemungkinan korban kembali terbawa arus," ujar Rezie.
Meski sudah tiga hari, cuaca di lokasi pencarian masih cukup mendukung. Kondisi cerah dan gelombang laut relatif landai. Ini memudahkan tim bergerak menyisir area.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan personel dari berbagai pihak. Ada Basarnas, Direktorat Polairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Lampung Selatan, ASDP, kru KMP Batumandi, potensi SAR, dan keluarga korban yang ikut mendampingi.
"Harapan kami korban bisa segera ditemukan," ucap Rezie.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 01.42 WIB. Saat itu KMP Batumandi hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni. Sesaat sebelum sandar, awak kapal mengumumkan lewat pengeras suara agar semua penumpang kembali ke kendaraan masing-masing.
Tidak lama kemudian, seorang ibu melapor ke petugas. Ia mendapati anaknya belum kembali ke bus yang ditumpangi. Korban diketahui merupakan penumpang Bus Qilau Wisata dengan nomor polisi D-7875-YU. Diduga, korban melompat ke laut.
Peristiwa ini terjadi di tengah malam, saat kapal bersiap merapat. Korban diduga melompat sebelum kapal benar-benar berhenti. Proses pencarian masih berlangsung dengan dukungan cuaca yang bersahabat, meski waktu terus berjalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bansos Juli 2026 Cair, Aturan Desil Berubah
Kebakaran Hutan Landa Perbatasan Palembang-Banyuasin
Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2,655,000
Gunung Anak Krakatau Empat Kali Meletus dalam Sejam
360 Siswa di Bengkulu Tak Lolos SPMB, Dinas Siapkan Sekolah Negeri
Ibu Korban Perundungan Minta Pelaku Dikeluarkan
Berita Terbaru
Hari Ketiga, SAR Perluas Pencarian Penumpang Lompat di Bakauheni
11 Kabupaten Jatim Siaga Darurat Kekeringan
Bacaan Doa dan Dzikir Lengkap Setelah Sholat Tahajud
Aturan 'Isi Piringku' untuk Kalahkan Perut Buncit
Detik Weekdays Promo The Trans Luxury Hotel, Staycation Keluarga Mulai Rp1,5 Juta
Galaxy S26 Pecah Rekor, 3 Juta Unit Terjual dalam 118 Hari
Pemkot Tangerang Wajibkan Ayah Antar Anak ke Sekolah
Pelatihan Militer Manajer Kopdeskel Diperpanjang
