Hasto Kristianto Di Blitar, Sampaikan Kritik Moderator Joko
Gambar atau konten salah?
Hasto Kristianto, Sekjen PDI Perjuangan, mengisi seminar nasional di Istana Gebang Kota Blitar pada Minggu (14 Juni 2024) malam. Saat acara dimulai, ia mengucapkan sentilan ringan setelah mengetahui nama moderator seminar, Joko Pramono.
Hasto meminta peserta memberikan tepuk tangan kepada moderator. Ia menegaskan, “Joko yang ini berasal dari Blitar bukan Joko yang lain.” Sebutan itu langsung membuat suasana seminar riuh. Ia menjelaskan alasan tak biasa di balik pernyataannya.
“Joko yang ini mencerdaskan kehidupan bangsa bukan yang merusak tatanan Indonesia,” ujarnya saat memulai materi. Ia menambahkan bahwa kata tersebut bersifat spontan. Menurutnya, sentilan itu merupakan point of view atau sudut pandang dalam melihat kondisi negara saat ini.
Ia menjelaskan, “Ya saya baru kenalan, ada moderator namanya Joko. Itu sebagai base line kami, dan juga melihat Indonesia ini di mana APBN yang seharusnya untuk rakyat bukan elektroal, yang hukumnya untuk keadilan bukan untuk alat kekuasaan. Itu sebagai otokritik yang menemukan point of reference-nya dengan moderator yang bernama Joko tadi.”
Di sisi lain, Hasto mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana menumbuhkan gagasan dan pemikiran Bung Karno. Ia menyoroti pembahasan relevansi pemikiran tersebut dalam menghadapi tantangan dan menjadi arah bagi masa depan.
“Jadi kami mengapresiasi terhadap seluruh upaya dari Pemerintah Kota Blitar di dalam menjadi Bulan Bung Karno ini sebagai gerakan ideologis bersama dengan rakyat untuk menggelorakan relevansi dari pemikiran Bung Karno,” tandasnya.
Seminar ini menampilkan diskusi tentang bagaimana nilai-nilai Karno dapat diterapkan dalam kebijakan publik. Peserta berpartisipasi aktif, menanyakan bagaimana APBN dapat lebih berpihak pada rakyat. Hasto menekankan pentingnya otokrasi yang berlandaskan keadilan dan bukan alat kekuasaan. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
