Hendrik Irawan: SPPG Pangauban Menunggu Hasil Investasi

Putri N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Hendrik Irawan: SPPG Pangauban Menunggu Hasil Investasi

Gambar atau konten salah?

Hendrik Irawan, yang baru saja menjadi sorotan netizen, menampilkan aksi joget-joget sambil memamerkan pendapatan Rp 6 juta per hari di program MBG. Karena pernyataan tersebut, Badan Pengelola Keuangan (BGN) menangguhkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) miliknya.

Ia menjelaskan bahwa modal yang dikeluarkan untuk membangun SPPG di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat mencapai Rp 3,5 miliar. Lahan yang digunakan berukuran sekitar 1.000 meter persegi. “Kami membangun dapur ini pakai uang sendiri. Saya membangun SPPG ini tidak memakai uang pemerintah. Nah dari pemerintah berkolaborasi dengan mitra, uang itu hanya pengganti selama program berjalan. Bukan cuma‑cuma, tapi saya mengeluarkan modal Rp 3,5 M untuk ikut program bapak Prabowo ini,” kata Hendrik dalam unggahannya.

Walaupun menerima insentif Rp 6 juta per hari selama 24 kali sebulan, ia mengakui belum balik modal. “Jadi dari Pak Presiden Prabowo memberikan apresiasi, bahwa saya membangun dapur yang bagus. Jujur saja kami belum balik modal sampai sekarang. Lalu uang itu, bukan Rp 6 juta dikali 30 hari, tapi dikalikan 24 hari,” ujarnya.

Hendrik menyesali perlakuan netizen yang hanya menargetinya. Ia menegaskan bahwa semua SPPG yang menjalankan program tersebut menerima insentif yang sama. “Semua SPPG dapat, jadi bukan saya saja yang dapat. Tapi kenapa netizen menyerang saya saja. Saya enggak masalah sebetulnya, saya meminta maaf atas huru‑hara di media sosial karena ulah saya. Bilamana ada tutur kata saya yang menyakiti netizen, saya memohon maaf,” jelasnya.

Ia juga menekankan kualitas menu yang ditawarkan. “Kami mengemas harga Rp 8 ribu, harga Rp 10 ribu menjadi bagus, menu rasa bintang 5 tapi harga kaki 5. Nah SPPG Pangauban mampu memberi kualitas yang sangat baik, kualitas bagus. Sekali lagi, jadi uang Rp 6 juta itu, saya tidak mengambil hak anak bangsa, tidak mengurangi kualitas menu,” tambahnya.

Program MBG, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, bertujuan memperkuat gizi masyarakat melalui dapur komunitas. SPPG Hendrik, meski mendapat dukungan finansial, masih menunggu hasil investasi. Pendekatan transparan dan komitmen terhadap kualitas menu menjadi sorotan utama dalam upayanya memperbaiki citra SPPG di mata publik.

Hendrik IrawanSPPG PangaubanProgram MBGPrabowoInsentif 6 jutaNetizenDapur Komunitas

Komentar

Memuat komentar...