Hiu Tutul Raksasa Terdampar di Pantai Lamongan, Warga Tanggap
Gambar atau konten salah?
Video yang beredar di media sosial menampilkan hiu tutul berukuran raksasa terdampar di perairan dangkal laut Lamongan. Warga setempat pun segera bergotong royong untuk menyelamatkan makhluk laut ini.
Dalam rekaman, hiu tersebut terlihat berenang di dekat bibir pantai. Anak‑anak dan orang dewasa berkumpul di tepi air, menunggu kesempatan melihat makhluk besar dari jarak dekat. Suasana menjadi ramai dan penuh antusiasme.
Peristiwa ini terjadi di wilayah pesisir Kecamatan Paciran, tepatnya sekitar Desa Weru dan sekitarnya. Warga setempat melaporkan bahwa hiu tersebut muncul di tepi pantai pada Rabu siang 22 April 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi penampakan hiu tersebut. Ia menyatakan, “Informasi yang kami dapatkan, hiu tutul tersebut terdampar kemarin, hari Rabu sekira pukul 13.00 WIB,” pada konfirmasi yang diambil pada Jumat 24 April 2024.
Hiu tutul, yang termasuk jenis mamalia laut dilindungi, hanya menampakkan diri di tepi pantai Desa Weru beberapa jam. Menjelang sore, warga bergotong royong membantu hiu tersebut ke tengah laut. Ipda M Hamzaid menambahkan, “Kurang lebih jam 15.30 WIB, sudah di bawah ke tengah oleh warga Weru,” dan bahwa warga menolong hiu tersebut menggunakan perahu, menariknya ke arah tengah laut. Menurut Kasat Polairud, hiu tersebut satu ekor dengan panjang sekitar 15 meter. Ia menyatakan, “Satu ekor yang terdampar, ukuran kira‑kira 15 meter,”.
Keberadaan hiu tutul di wilayah tersebut bukan kali pertama. Beberapa laporan sebelumnya juga menyebutkan spesies ikan raksasa ini kerap terlihat di perairan pesisir Paciran.
Hiu tutul (Rhincodon typus) merupakan jenis ikan yang dilindungi secara penuh oleh pemerintah Indonesia. Kehadirannya di perairan dangkal biasanya menarik perhatian warga, namun juga memerlukan penanganan yang tepat untuk menjaga keselamatan satwa tersebut.
Keberadaan hiu tutul di perairan dangkal menambah kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian spesies laut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
