Hujan Deras Banjir Jalan Ahmad Yani, Batam, Mengganggu Lalu
Gambar atau konten salah?
Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Kepulauan Riau, berlangsung kurang lebih tiga jam pada 09 Juni 2026. Akibatnya, beberapa ruas jalan terendam air, mengganggu lalu lintas warga.
Video yang didapatkan menunjukkan banjir menggenangi Jalan Ahmad Yani tepat di depan Vila Panbil. Ketinggian air di sana mencapai lutut orang dewasa. Banyak pengendara sepeda motor kesulitan melintas, bahkan beberapa kendaraan mogok karena nekat menembus genangan.
“Depan Vila Panbil, gila motor pada mogok semua,” ujar perekam video dalam rekaman yang beredar.
Selain kawasan Panbil, genangan juga terjadi di beberapa titik lain di Kota Batam. Kondisi ini dipicu intensitas hujan yang tinggi. Metra Dinata, kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, mengonfirmasi adanya beberapa titik genangan setelah hujan deras.
“Ada beberapa genangan seperti Simpang Kepri Mall, seberang SPBU Sukajadi, Kampung Air, dan seberang Orchard. Tapi saat ini sudah mulai berangsur surut,” kata Metra saat dikonfirmasi pada 09 Juni 2026.
Metra menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terhadap lokasi yang terdampak. Menurutnya, beberapa tempat belum pernah mengalami genangan, namun kali ini terendam air.
“Ada beberapa yang perlu kami sikapi segera besok, seperti di depan SPBU Sukajadi. Lokasi itu sebelumnya tidak pernah ada genangan, tapi hari ini terjadi. Sepertinya akibat sedimentasi dadakan,” ujarnya.
Di depan Vila Panbil, petugas masih berada di lapangan untuk mengumpulkan data dan mengidentifikasi penyebab genangan. “Depan Panbil masih didata anggota semuanya,” tambah Metra.
Untuk mengantisipasi banjir berulang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam akan menurunkan alat berat guna melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi terdampak. “Untuk alat berat kami cek dulu masalahnya apa, nanti kami turunkan,” ujarnya.
Video yang beredar memperlihatkan hujan deras terus, menimbulkan banjir di 154 RT-20 ruas jalan di Jakarta. Meskipun tidak terkait langsung dengan Batam, video tersebut menambah kesadaran akan dampak hujan ekstrem di wilayah Indonesia.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pemantauan dan respons cepat terhadap banjir. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air terus memantau kondisi, menyiapkan alat berat, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurangi dampak banjir di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
