Hujan deras Ngantru merusak rumah dan tenda Woodball

Nurul H. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Hujan deras Ngantru merusak rumah dan tenda Woodball

Gambar atau konten salah?

03 April 2026 – Hujan deras bersamaan angin kencang menabrak wilayah Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Hujan ini merusak belasan rumah warga dan menurunkan puluhan tenda even Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball yang digelar di Desa Pojok.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, bencana hidrometeorologi terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Angin kencang melanda dua desa, yaitu Kepuhrejo dan Pojok, Kecamatan Ngantru.

“Saat kejadian hujan lumayan deras dan anginnya cukup kencang, seperti dalam video yang direkam warga,” kata Sudarmaji pada hari Jumat, 03 April 2026.

Dalam proses pendataan BPBD, ditemukan 15 rumah di Desa Pojok mengalami kerusakan pada bagian atap. Di Desa Kepuhrejo, tercatat tiga rumah warga juga rusak.

“Kalau yang atapnya genting tanah liat relatif kuat, ya ada yang rontok tapi sedikit. Namun kalau dari asbes dan galvalum banyak yang hancur,” imbuhnya.

Pihak BPBD memastikan hingga malam ini tidak ada laporan terkait korban luka. Saat ini, petugas masih berkeliling di pusat bencana untuk proses pendataan lebih lanjut. “Datanya masih dinamis, bisa jadi akan bertambah,” jelas Sudarmaji.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengungkapkan bahwa angin kencang juga merusak tenda Kejuaraan Woodball di Desa Pojok. “Tadi dapat kabar banyak tenda UMKM dan tenda utama roboh. Tapi Insyaallah tidak menganggu acara, malam ini diupayakan untuk didirikan kembali,” kata Achmad.

Kejuaraan Woodball, yang baru pertama kali digelar di Tulungagung, diselenggarakan di lapangan. Cara mainnya mirip golf, stik kayu dipukulkan pada bola kauu hingga melewati gawang.

Peristiwa ini menegaskan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di wilayah pesisir Indonesia.

Hujan derasAngin kencangKecamatan NgantruBPBD TulungagungKejuaraan WoodballPojokBencana hidrometeorologi

Komentar

Memuat komentar...