Ibnu Jamil Lari di Manchester, Liburan Jadi Kebugaran

Bayu K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Ibnu Jamil Lari di Manchester, Liburan Jadi Kebugaran

Gambar atau konten salah?

Ibnu Jamil, yang berusia 45 tahun, dikenal sebagai aktor dan presenter. Ia tinggal di Jakarta dan sering berlibur bersama istri, Ririn Ekawati. Bukan sekadar bersantai, Ibnu menjadikan perjalanan sebagai kesempatan tetap aktif, khususnya lewat hobi barunya: berlari.

“Kalau liburan, dulu kami suka ke pantai. Tapi sekarang, karena saya dan Ririn lagi suka lari, kami mencari destinasi yang memungkinkan kami untuk lari,” ungkap Ibnu dalam sebuah percakapan. Ia menambahkan bahwa lari menjadi cara menyenangkan untuk menikmati suasana kota secara lebih dekat, sekaligus menjaga kebugaran.

Dengan demikian, Ibnu lebih selektif memilih tempat yang menawarkan jalur lari. Ia menargetkan kota-kota yang sering menjadi tuan rumah ajang lari bergengsi, termasuk yang masuk dalam World Major Marathon (WMM) maupun kota lain yang memiliki lomba marathon.

Ia juga tidak menolak kota-kota yang belum terlalu terkenal. “Enggak harus kota yang masuk World Major Marathon (WMM) juga, ya. Kota-kota yang belum terlalu terkenal juga ingin kami kunjungi,” jelas Ibnu.

Manchester menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatiannya. Bukan sekadar tempat wisata, kota ini memiliki nilai emosional bagi Ibnu karena kecintaannya pada klub sepak bola yang berbasis di sana. Ia mengatakan, “Buat saya, Manchester itu bukan cuma destinasi liburan. Selain liburan, saya juga bisa dapat pengalaman yang lebih ‘spiritual’.”

Ibnu kemudian menantang sahabatnya, Tirta Mandira Hudhi yang akrab dipanggil dr Tirta, yang sedang berada di Manchester. Ia berseloroh, “dr Tirta kan lagi di Manchester, hati-hati ya. Apalagi kalau tim yang didukung kalah (Liverpool), bisa malas pulang,” sambil tertawa.

Dr Tirta merespons dengan membagikan momen di Instagram. Ia menonton langsung pertandingan Premier League di Old Trafford. “Liverpool dikalahkan MU 2-3 dalam lanjutan Premier League tadi malam,” jelas dr Tirta. Ia menampilkan foto menonton di stadion, menegaskan betapa mendalamnya dukungan sepak bola di kota tersebut.

Dengan kombinasi lari, kebugaran, dan kecintaan pada sepak bola, perjalanan Ibnu dan Ririn tidak sekadar liburan biasa. Mereka menelusuri kota-kota yang menawarkan jalur lari, menantang teman, dan merasakan atmosfer lokal yang kaya. Perjalanan ini menjadi contoh bagaimana aktivitas fisik dapat dipadukan dengan eksplorasi budaya, menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi para pelancong aktif.

Ibnu Jamillarikota marathonManchesterOld TraffordLiverpoolPremier Leaguekebugaran

Komentar

Memuat komentar...