Ibu Pontianak Merah Mata Pas Melahirkan, Pengejan Salah

Hari W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Ibu Pontianak Merah Mata Pas Melahirkan, Pengejan Salah

Gambar atau konten salah?

Seorang ibu di Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi sorotan publik setelah mengalami mata merah setelah melahirkan. Cerita ini menyebar secara cepat di media sosial, memicu pertanyaan tentang penyebab kondisi tersebut.

Dr. I Gusti Ayu Sri Darmayani, SpOG, seorang spesialis kandungan, menjelaskan bahwa perdarahan mata tidak disebabkan oleh menutup mata, melainkan oleh teknik mengejan yang tidak tepat. Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak menimbulkan risiko langsung yang berbahaya.

"Tidak ada risiko yang langsung berbahaya, tetapi sering berkaitan dengan teknik yang kurang tepat sehingga energi tidak optimal ke arah jalan lahir,"

Menurut Dr. Ayu, ketika ibu menutup mata, arah kekuatan mengedan cenderung salah. Menahan napas terlalu keras membuat tekanan tidak menurun ke bawah, melainkan naik ke kepala. Akibatnya wajah menjadi merah dan pembuluh darah terlihat jelas.

"Ketika ibu menutup mata seringkali arah kekuatan mengedan cenderung salah, ibu menahan napas terlalu keras sehingga arah bukan ke bawah tapi tekanan malah naik ke kepala sehingga wajah merah, pembuluh darah terlihat,"

Untuk mengatasi hal ini, Dr. Ayu merekomendasikan cara mengejan yang benar. Saat kontraksi datang dan sudah diizinkan oleh tenaga kesehatan, ibu diinstruksikan untuk menarik napas dalam lewat hidung, menahan napas selama 5-10 detik, lalu menekan ke bawah seperti buang air besar, bukan ke arah wajah. Kepala diangkat sehingga dagu menempel pada dada, tubuh sedikit melengkung. Proses ini diulangi 2-3 kali dalam satu kontraksi, dengan istirahat di antara kontraksi. Ia juga menekankan pentingnya tidak berteriak terlalu keras, karena dapat membuang tenaga. Fokus pada perut bawah atau panggul dan ikuti instruksi tenaga medis.

Dr. Ayu menguraikan dua pendekatan mengejan:

  • Spontan – ibu mengikuti dorongan alami dan biasanya mengejan beberapa kali dalam satu kontraksi.
  • Instruksi medis – mengejan dengan napas dalam, menahan napas, dan menekan sesuai arahan tenaga kesehatan.

Video yang mengangkat tema strategi POGI dan upaya menurunkan angka kematian ibu serta stunting melalui gerakan SPRIN juga diangkat sebagai contoh visual. Video tersebut berjudul “Strategi POGI Tekan Angka Kematian Ibu & Stunting Lewat Gerakan SPRIN.”

Kesimpulannya, cerita ini menyoroti pentingnya teknik mengejan yang tepat selama proses persalinan. Memahami arah dan intensitas tekanan dapat mencegah komplikasi sederhana seperti mata merah, sekaligus meningkatkan keselamatan ibu selama melahirkan.

mata merahteknik mengejanpersalinanPOGISPRINstuntingangka kematian ibu

Komentar

Memuat komentar...