Idul Adha 2026: Waktu Penyembelih Kurban Setelah Shalat
Gambar atau konten salah?
Niat Kurban Idul Adha merupakan inti dari ibadah kurban. Ia membedakan antara penyembelihan hewan untuk konsumsi biasa dan penyembelihan yang diniatkan sebagai ibadah. Niat ini dibaca dalam bahasa Arab dan Latin, dan waktunya harus dipahami agar ibadah kurban pada tahun 2026 sesuai dengan ketentuan syariat.
Niat untuk Diri Sendiri
- نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى
Nawaitu An Udhahhi Lillaahi Ta'ala.
Artinya: Saya niat berkurban karena Allah Ta'ala.
Niat untuk Keluarga
- اللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّي يَا كَرِيمُ
Allahumma hadzihi minka wa ilaika fataqabbal minni ya karim.
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini merupakan nikmat dari-Mu, dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karena-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah kurbanku.
Selain niat, doa dan zikir dianjurkan saat proses penyembelihan berlangsung. Berikut bacaan doa dan zikir yang dapat diamalkan:
Membaca Shalawat
- اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad.
Membaca Takbir dan Tahmid
- اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd.
Doa Menyembelih
- اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.
Kapan Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Kurban 2026?
- 10 Dzulhijjah (27 Mei 2026): Hari Raya Idul Adha. Ini adalah waktu utama untuk menyembelih, tepatnya setelah pelaksanaan shalat Id.
- 11 Dzulhijjah (28 Mei 2026): Hari Tasyrik pertama.
- 12 Dzulhijjah (29 Mei 2026): Hari Tasyrik kedua.
- 13 Dzulhijjah (30 Mei 2026): Hari Tasyrik ketiga (batas akhir sebelum matahari terbenam).
Mayoritas ulama bersepakat bahwa waktu terbaik untuk menyembelih hewan kurban adalah sesegera mungkin setelah pelaksanaan sholat hari raya Idul Adha pada tanggal 27 Mei 2026.
Amalan Sunah Kurban
Untuk memperkaya pahala kurban, beberapa amalan sunah dianjurkan bagi shahibul kurban:
- Mulai tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan disembelih, tidak memotong rambut dan kuku.
- Jika mampu, disunahkan menyembelih hewannya sendiri. Jika tidak, sangat dianjurkan hadir dan menyaksikan langsung proses penyembelihannya.
- Posisi hewan sebaiknya dihadapkan ke arah kiblat sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW.
- Untuk kurban sunah (bukan nazar), pemilik kurban disunahkan memakan sebagian kecil dagingnya sebagai bentuk tabarruk.
- Pilihlah hewan yang paling gemuk, sehat, dan sempurna fisiknya sebagai persembahan terbaik kepada Allah.
Muslim juga diharamkan menjual bagian apa pun dari hewan kurban, termasuk kulit, tulang, atau bulunya. Kulit boleh dimanfaatkan atau disedekahkan, namun tidak boleh diuangkan untuk biaya operasional. Seperti termuat dalam surah berikut: “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali‑kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada‑Nya adalah ketakwaan kamu” (QS Al‑Hajj: 37).
Dengan mengikuti niat, doa, dan amalan sunah yang tepat, ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan penuh kesungguhan dan sesuai tuntunan syariat. Praktik ini tidak hanya memperkuat hubungan spiritual, tetapi juga menegaskan nilai solidaritas dan kepedulian sosial dalam komunitas muslim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sewa Tak Dibayar, Penyewa Minta Ganti Rugi Rp60 Juta
Arema FC Fokus Matangkan Tim di Piala Presiden 2026
BPPP Banyuwangi Gelar FKP 2026 Bahas Aturan Kapal Ikan
Konflik Rumah Tiga Generasi, Mediasi Berujung Emosi
Masjid Istiqlal Kumpulkan 35 Ton Sampah Lewat Ramadan Bersih
Warga Bingung Data Sensus Ekonomi Dipakai untuk Pajak? Ini Jawabannya
