Idul Adha: Niat dan Langkah Sholat Rakaat Dua Rakaat
Gambar atau konten salah?
Palembang, pagi Hari Raya Idul Adha, umat Islam berkumpul secara serentak untuk melaksanakan sholat Idul Adha. Setelah selesai, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Sholat Idul Adha terdiri dari dua rakaat. Setiap rakaat dilengkapi dengan takbir tambahan: tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua. Selain takbir, niat yang jelas juga menjadi syarat penting agar ibadah sah.
Berikut niat sholat Idul Adha bagi imam dan makmum, diambil dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi el Sutha dan Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik karya Titi Suwarni:
1. Niat Sholat untuk Imam
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini imaaman lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala.”
2. Niat Sholat untuk Makmum
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini ma'muuman lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.”
Setelah niat, tata cara sholat dimulai. Berikut langkah-langkahnya:
Rakaat Pertama
- Takbiratul Ihram – memulai sholat dengan takbir seperti biasa.
- Doa Istiftah – membaca doa pembuka setelah takbiratul ihram.
- Takbir Zawaid (7 kali) – setelah istiftah, bertakbir tujuh kali sebelum membaca Al‑Fatihah. Hadits Amr bin Syu'aib menyebutkan Rasulullah ﷺ bertakbir 12 kali pada dua hari raya: 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua.
- Ta'awwudz dan Al‑Fatihah – setelah takbir tambahan, membaca ta'awwudz (a'udzubillahi minasy‑syaithanir‑rajim) lalu Al‑Fatihah.
- Surat – memilih salah satu surat berikut: Surat Qaaf atau Surat Al‑A'la.
- Gerakan Sholat – rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya.
Rakaat Kedua
- Takbir Bangkit dari Sujud – berdiri untuk rakaat kedua dengan takbir seperti biasa.
- Takbir Zawaid (5 kali) – sebelum membaca Al‑Fatihah, bertakbir lima kali (selain takbir bangkit).
- Al‑Fatihah dan Surat – membaca Al‑Fatihah lalu salah satu surat: Surat Al‑Qomar atau Surat Al‑Ghasyiyah.
- Gerakan Sholat – rukuk, i'tidal, sujud, duduk tasyahud, lalu salam.
Hadits yang menegaskan takbir tambahan ini bersifat sunnah. Menurut Ibnu Umar, beliau mengangkat kedua tangannya setiap kali bertakbir sebelum rukuk. Kegiatan ini tidak membatalkan sholat jika terlewat, baik sengaja maupun lupa.
Informasi tentang niat dan tata cara ini disajikan oleh detikSumbagsel untuk detikers. Penulis artikel, Bagus Rahmat Nugroho, merupakan peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.
Praktik sholat Idul Adha mengikuti tradisi yang terperinci, menekankan niat dan takbir tambahan sesuai hadits, serta menyesuaikan tata cara bagi imam dan makmum. Dengan memahami langkah demi langkah ini, umat dapat melaksanakan ibadah dengan penuh kesungguhan dan ketepatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
