IHSG Buka Merah, MSCI Rencanakan Rebalancing Saham HSC
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona merah pada hari ini.
Menurut data RTI, pada Rabu, 22 April 2026, IHSG dibuka di level 7.528. Per pukul 09.20 WIB, indeks naik sedikit menjadi 7.568, menguat 9 poin atau 0,13 %. Rentang pergerakan hari ini berkisar antara 7.523 hingga 7.572.
Nilai transaksi indeks pada perdagangan pagi mencapai Rp 2,81 triliun. Dalam total 7,89 miliar lembar saham diperdagangkan sebanyak 497.924 kali. Dari transaksi tersebut, 346 saham menguat, 203 saham melemah, dan 186 saham tetap stagnan.
Walaupun hari ini menunjukkan kenaikan, IHSG masih mengalami penurunan secara keseluruhan. Secara mingguan, indeks melemah 0,76 %. Selama tiga bulan terakhir, penurunan mencapai 15,24 %. Pada enam bulan terakhir, turun 6,81 %, dan sepanjang tahun 2026, indeks melemah 12,51 %.
Hari sebelumnya, IHSG juga berada di zona merah. Kondisi ini dipicu oleh laporan Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) yang berencana mengeluarkan saham Indonesia yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC), yakni kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi.
MSCI memperpanjang rebalancing indeks saham Indonesia pada Mei 2026. Dalam pengumuman terbarunya, MSCI menyatakan masih mengkaji dampak reformasi pasar modal terhadap aksesibilitas investasi. “MSCI akan mengeluarkan saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC),” tulis pengumuman MSCI.
Pergerakan indeks ini menegaskan bahwa perubahan kebijakan dan evaluasi saham berkonsentrasi tinggi dapat memengaruhi sentimen pasar secara signifikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
