IHSG Ditutup Hijau, Menguat Tipis ke 5.924
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Jumat 10 Juli 2026. Setelah sempat tertekan dan melemah menjelang akhir sesi, IHSG akhirnya menguat tipis dan bertahan di level 5.900-an.
Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG ditutup di angka 5.924. Angka ini naik 0,20% dibandingkan posisi sebelumnya. Pada awal perdagangan, indeks dibuka di level 5.935,03. Sepanjang hari, IHSG bergerak fluktuatif dengan level tertinggi menyentuh 5.949,9 dan level terendah di 5.887,8.
Total volume transaksi saham yang diperdagangkan hari ini mencapai 18,514 miliar lembar saham. Nilai transaksinya tercatat sebesar Rp 8,859 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 1.918.251 kali transaksi.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 364 saham berhasil ditutup menguat. Sebaliknya, 241 saham mengalami pelemahan, dan 185 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.
Selain menguat secara harian, IHSG juga mencatatkan kenaikan dalam periode mingguan sebesar 3,13%. Secara bulanan, indeks menguat 0,37%. Namun, jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, IHSG masih menunjukkan pelemahan. Dalam tiga bulan terakhir, indeks turun 16,46%. Sementara itu, secara enam bulanan, IHSG melemah cukup dalam hingga 31,28%.
Kinerja IHSG hari ini menunjukkan sentimen positif jangka pendek, meskipun tekanan dalam beberapa bulan ke belakang masih cukup terasa. Pergerakan indeks masih dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal yang membuat volatilitas tetap tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi