IHSG Ditutup Menguat 1,19%, Namun Tren Masih Melemah
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghabiskan sebagian besar waktu perdagangan hari ini di wilayah positif. Indeks saham Indonesia ini memulai sesi dengan penguatan, sempat merosot ke area merah pada pagi hari, lalu kembali menghijau hingga bel penutupan.
Berdasarkan data dari RTI Business pada Selasa, 07 Juli 2026, IHSG ditutup naik 1,19% atau setara 70,42 poin ke posisi 5.986,49. Sejak awal perdagangan, indeks sudah bertengger di zona hijau di level 5.933,57.
Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang terendah 7.890,44 dan tertinggi 5.987,01. Total nilai transaksi hari ini mencapai Rp 10,3 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 22,25 miliar lembar saham yang diperdagangkan dalam 1.671.091 kali transaksi.
Pada akhir perdagangan, sebanyak 430 saham berhasil menguat, 212 saham melemah, dan 141 saham lainnya stagnan.
Dalam sebulan terakhir, IHSG tercatat naik hingga 12,06%. Namun jika dilihat dalam tiga bulan terakhir, indeks saham ini justru melemah 16,44%. Secara enam bulanan, pelemahannya mencapai 30,85%.
Sejak awal tahun hingga saat ini (year-to-date), IHSG masih tercatat melemah 30,77%. Secara tahunan, indeks juga masih berada di zona negatif dengan pelemahan 15,02%.
Performa IHSG hari ini memang menunjukkan penguatan harian yang cukup signifikan. Tapi kalau dilihat dari rentang waktu yang lebih panjang—tiga bulan, enam bulan, bahkan setahun—indeks masih dalam tren pelemahan. Artinya, penguatan hari ini belum cukup untuk membalikkan posisi IHSG yang masih tertekan sejak awal tahun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
