IHSG Kembali ke 6.100, Saham Konglomerasi Bervariasi

Sari D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
IHSG Kembali ke 6.100, Saham Konglomerasi Bervariasi

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat tajam pada sesi pertama perdagangan Kamis, 30 Juli 2024. Indeks berhasil kembali bertengger di level 6.100-an hingga penutupan paruh pertama siang ini.

Data dari RTI Business menunjukkan IHSG naik 0,93% ke posisi 6.147,96 pada akhir sesi I. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.168,57, atau menguat hingga 1,20%.

Volume perdagangan tercatat mencapai 14,19 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,51 triliun. Frekuensi perdagangan saham selama sesi I hari ini mencapai 1.001.073 kali.

Indeks utama LQ45 juga ikut menguat 1,35% ke level 614.689 pada penutupan sesi pertama. Secara keseluruhan, 468 saham tercatat menguat, 167 saham melemah, dan 148 saham bergerak stagnan.

Pergerakan IHSG hari ini didorong oleh sejumlah saham konglomerasi yang bergerak fluktuatif. Emiten milik Grup Salim, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) atau KFC Indonesia, misalnya, melesat hingga Auto Reject Atas (ARA) sebesar 25% ke harga Rp 340 per saham.

Dari Grup Bakrie, penguatan tertinggi terjadi pada PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang naik 16,15% ke harga Rp 151 per saham. Sementara itu, saham-saham milik konglomerasi Prajogo Pangestu justru mayoritas melemah. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 3,64% ke level Rp 2.120 per saham, namun PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 1,52% ke harga Rp 650 per saham.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga melemah 1,21% ke level Rp 3.260 per saham, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) turun 0,77% ke harga Rp 645 per saham.

Saham big bank caps justru kompak menguat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memimpin dengan kenaikan 2,05% ke level Rp 2.980 per saham. Disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang naik 2,02% ke level Rp 3.530 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 1,71% ke level Rp 4.160 per saham, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,59% ke level Rp 6.375 per saham.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG hari ini didorong oleh saham-saham konglomerasi dan perbankan besar. Namun, pergerakan saham konglomerasi terlihat tidak seragam—ada yang melesat, ada yang justru tertekan. Ini menunjukkan sentimen pasar masih terfragmentasi, dengan investor memilih saham secara selektif berdasarkan kinerja dan prospek masing-masing emiten.

IHSGsahamkonglomerasiperbankanpenguatanLQ45transaksi

Komentar

Memuat komentar...