IHSG Kembali ke Zona 6.000, Ditutup Menguat 1,92%
Gambar atau konten salah?
Pada penutupan perdagangan Senin, 13 Juli 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan yang cukup besar. Indeks berhasil kembali ke zona 6.000 setelah sebelumnya sempat tertekan.
Data dari RTI Business menunjukkan IHSG ditutup menguat 1,92% ke posisi 6.037,84. Angka ini naik dibandingkan posisi pembukaan pagi hari yang berada di level 5.934,71. Sepanjang hari, pergerakan indeks cenderung positif.
Volume perdagangan tercatat sebanyak 26,30 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,13 triliun. Frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 2.701.166 kali.
Indeks LQ45, yang berisi saham-saham unggulan, juga ikut menguat. LQ45 ditutup naik 2,23% ke level 602.372. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 377 saham tercatat menguat, 250 saham melemah, dan 167 saham lainnya bergerak stagnan.
Sektor perbankan menjadi salah satu pendorong utama penguatan hari ini. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) misalnya, harganya naik 4,17% menjadi Rp 4.250 per saham. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga menguat 3,22% ke harga Rp 3.530 per saham.
Di luar sektor perbankan, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat kenaikan paling mencolok, yakni 8,02% ke harga Rp 1.750 per saham. Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 7,69% ke posisi Rp 3.780 per saham.
Kenaikan IHSG hari ini menunjukkan sentimen positif di pasar modal, terutama didorong oleh saham-saham perbankan dan beberapa emiten besar lainnya. Meski demikian, masih ada lebih dari 250 saham yang justru melemah, menandakan bahwa penguatan belum merata ke seluruh sektor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
