IHSG Mulai Pekan Menurun 0,82% karena Gagal Perundingan
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai pekan ini dengan penurunan yang cukup menonjol. Pada pembukaan, indeks berada di zona merah, menurun 0,82 % atau sekitar 61 poin menjadi 7.397,47 pada pukul 09.05 WIB.
Pergerakan harian menunjukkan titik terendah 7.351,36 dan puncak 7.410,37. Dari 385 saham, 174 bergerak naik, 152 tetap netral, dan 385 mengalami penurunan. Volume perdagangan mencapai 2,85 miliar saham, dengan total transaksi Rp 1,34 triliun dan frekuensi 214.173 kali.
Faktor utama di balik kelemahan ini adalah kabar gagal perundingan perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat di Pakistan, yang menargetkan akhir perang dengan Iran. Berbeda dengan akhir pekan lalu, ketika IHSG berada di zona hijau dan menunjukkan tren penguatan, pekan ini menampilkan tekanan jual.
Jika dilihat dari perspektif waktu lebih panjang, indeks masih menunjukkan kenaikan 5,77 % secara mingguan. Namun, secara bulanan, IHSG turun 2,55 %. Tahun ini, sejak awal tahun hingga 13 April 2026, indeks telah melemah 14,51 %.
Secara keseluruhan, pasar saham Indonesia menanggapi dinamika geopolitik dengan penurunan awal pekan, namun tetap menunjukkan performa positif secara mingguan. Pergerakan harian ini menandakan ketidakpastian yang masih memengaruhi investor, sementara tren jangka panjang tetap menunjukkan penurunan sejak awal tahun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
