IHSG Naik 2,75% Tutup Hijau, ASII, TLKM, BMRI Naik Tajam
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan pada 25 Maret 2024 di zona hijau, naik 2,75% menjadi 7.302,12. Kenaikan ini didorong oleh saham unggulan, di antaranya ASII melesat 13,79%, TLKM 8,20%, dan BMRI 5,07%. Sebaliknya, BBNI turun 7,97%, EMAS 10,53%, dan DCII 1,90%.
Aliran dana asing masuk pasar dengan nilai beli bersih Rp55,57 miliar di pasar reguler dan Rp103,12 miliar secara keseluruhan. Ini menambah dorongan positif pada indeks.
Di sisi sektor, sembilan dari sebelas sektor menutup menguat. Industrial mencatat kenaikan tertinggi 5,98%, sementara Basic Industry menjadi satu-satunya sektor yang melemah, namun hanya 0,17%.
Pasar global turut memberi sentimen positif. Bursa saham Amerika Serikat menutup menguat: Dow Jones naik 0,66% ke 46.429, S&P 500 0,54% ke 6.591, dan Nasdaq 0,77% ke 21.929. Pergerakan ini memberi tekanan naik pada pasar domestik.
Rencana efisiensi belanja pemerintah, termasuk penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rp40 triliun, turut menjadi faktor dorongan. Kebijakan ini juga mempengaruhi penguatan indeks ETF Indonesia EIDO sebesar 4,72% dan MSCI Indonesia 3,98%.
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melaporkan pendapatan 2025 meningkat 14,51% menjadi Rp1,00 triliun dibandingkan Rp876,55 miliar pada 2024. Pertumbuhan didorong oleh segmen kendaraan bekas, naik 21,27% menjadi Rp730,54 miliar, terutama melalui platform Caroline.id. Penjualan mobil bekas mencapai 4.500 unit pada 2025, naik 24,50% dari 3.614 unit pada 2024. Saham ASLC menunjukkan sinyal penguatan lanjutan setelah menembus pola double bottom dan didukung indikasi bullish divergence, dengan potensi menuju area Rp83.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) sedang menjalani masa penawaran awal (book building) pada 25–27 Maret 2024, sebelum melantai di bursa pada 10 April 2024. Perusahaan bergerak di sektor logistik terpadu, mencakup distribusi darat, laut, udara, dan pergudangan. WBSA menargetkan perolehan dana hingga Rp306 miliar dengan kisaran harga penawaran Rp150–170 per saham. Saat ini, mayoritas saham WBSA dimiliki oleh Tiga Beruang Kalifornia PTE. LTD sebesar 99,69%. Dana hasil penawaran saham perdana direncanakan untuk ekspansi melalui akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik senilai Rp215 miliar dan mendukung kebutuhan operasional perusahaan.
Rekomendasi saham hari ini: TLKM – Buy 3240–3260, TP 3330–3410, SL 3100; BMRI – Buy 4900–4930, TP 5025–5100, SL 4630; DEWA – Buy 450–456, TP 470–480, SL 420; UNTR – Buy 30600–30700, TP 31400–31800, SL 28800; IRSX – Buy 430–434, TP 446–462, SL 408.
Disclaimer: Semua analisis dan rekomendasi saham bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Dengan performa positif di pasar domestik dan dukungan dari kebijakan pemerintah serta sentimen global yang menguat, indeks saham menunjukkan tren kenaikan. Namun, volatilitas tetap ada, terutama di sektor-sektor tertentu dan saham-saham yang lebih sensitif. Investor perlu memantau perkembangan secara berkala dan menyesuaikan strategi investasi sesuai kondisi pasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
