IHSG Naik 4,82% Ke 5.599,74, Dukung Bank dan Konglomerat
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada sesi I perdagangan hari ini, 09 Juni 2026. Indeks naik 4,82 % dan menutup pada level 5.599,74. Paruh pertama hari ini didorong oleh saham blue chip, khususnya perbankan dan konglomerat. Selama periode tersebut, indeks sempat melampaui 5 % dan mencapai 5.627,74 sebelum menutup di tengah hari.
Volume perdagangan tercatat sebanyak 24,71 miliar, dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,79 triliun. Transaksi saham pada paruh pertama mencapai 1.479.785 kali, menandakan aktivitas tinggi di pasar.
Di sisi lain, Indeks LQ45 juga menguat, naik 5,62 % hingga penutupan sesi I. Dari 603 saham yang terdaftar, 603 saham menguat, 118 saham melemah, dan 92 saham tetap stagnan.
Perbankan menjadi sorotan utama. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 8,31 % dan mencapai harga Rp 3.260 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 6,56 % ke Rp 2.760, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 6,47 % dan menutup di Rp 3.950. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 4,12 % dan mencapai Rp 5.050.
Di sektor konglomerat, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mencatat kenaikan 24,55 % dan menutup di Rp 685 per saham. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 8,41 % ke Rp 1.740 per saham.
Pergerakan pasar hari ini menegaskan dominasi saham perbankan dan konglomerat dalam mendorong kenaikan indeks. Aktivitas tinggi tercermin dari volume dan nilai transaksi yang signifikan, menandakan minat investor yang kuat pada sektor-sektor tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
