IHSG Terjun 3,26% di Pagi, Bank-Bank Besar Bersama Turun
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada 08 Juni 2026 dengan pergerakan yang melemah. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG turun 182,44 poin atau 3,26 %, menempati level 5.412,32. Nilai pembukaan sebelumnya berada di 5.486,11 dan indeks berfluktuasi antara 5.370,32 dan 5.490,11.
Volume transaksi pada sesi pagi mencapai Rp 1,92 triliun, melibatkan 2,78 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 186.761 kali. Di antara semua saham, hanya 55 yang menguat, 536 melemah, dan 109 tetap stagnan.
Bank-bank besar di Indonesia juga mengalami penurunan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun hingga 4 % ke level Rp 4.800, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,60 %, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 3,43 %, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,55 %.
Secara bulanan, IHSG sudah menurun 22,35 %; tiga bulan terakhir menurun 24,57 %; dan enam bulan terakhir menurun 35,29 %. Pada akhir perdagangan pekan sebelumnya, indeks ditutup di 5.500, menunjukkan tren penurunan yang berlanjut hingga awal pekan ini.
Data RTI Business menegaskan bahwa IHSG pada penutupan 05 Juni 2026 turun 4,20 % ke level 5.594,76, setelah sebelumnya menguat pada 5.860,67 di pembukaan. Hingga akhir sesi, volume perdagangan mencapai 37,41 miliar dengan nilai transaksi Rp 31,46 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2.194.550 kali.
Pergerakan indeks ini mencerminkan ketidakpastian pasar, di mana investor memantau dinamika saham, terutama sektor perbankan, untuk menilai arah ekonomi yang lebih luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
