IHSG Terjungkal ke 6.315 Setelah Sempat Tembus 6.454
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis, 23 Juli 2026, di zona merah. Meskipun sempat melesat naik pada awal sesi, indeks akhirnya terpeleset ke bawah.
Data dari RTI menunjukkan IHSG ditutup melemah 19,16 poin atau 0,30 persen ke level 6.315. Padahal, di awal perdagangan hingga siang hari, indeks sempat bertengger di kisaran 6.400-an. Pembukaan hari ini sendiri berada di zona hijau pada level 6.346.
IHSG kemudian terus merangkak naik dan menyentuh titik tertingginya di level 6.454. Namun, setelah itu, tekanan jual mulai muncul. Indeks perlahan merosot dan bahkan sempat menyentuh level terendah di 6.306 sebelum akhirnya ditutup di 6.315.
Total volume transaksi hari ini mencapai 63,31 miliar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 23,4 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 3.188.552 kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 321 saham berhasil menguat, 299 saham melemah, dan 176 saham stagnan.
Meskipun secara harian IHSG melemah, kinerja mingguan justru menunjukkan penguatan. Indeks saham Garuda ini tercatat naik 3,39 persen dalam sepekan. Begitu pula secara bulanan, IHSG berhasil menguat 5,27 persen.
Namun, jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, kinerja IHSG masih tertekan. Secara tiga bulanan, indeks masih melemah hingga 17,73 persen. Pelemahan enam bulanan bahkan lebih dalam, mencapai 26,94 persen. Sementara itu, secara tahunan, IHSG tercatat minus 6,95 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada momentum penguatan jangka pendek, tekanan jual dalam jangka menengah dan panjang masih cukup kuat. Investor tampaknya masih mencermati berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar modal di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
CEO Danantara: Peringkat Utang Sama dengan RI
Peringkat Utang RI Tembus AAA, Menkeu: Bukti Kebijakan Prabowo Tepat
Empat Negara Dikecualikan dari Aturan Devisa Ekspor
Menkeu Purbaya Pertanyakan Obligasi Rp3,5 Triliun DKI
OJK Dorong Startup Tak Sekadar Cari Untung
Hari Anak Nasional, Saatnya Menabung Emas untuk Masa Depan