IHSG Turun 0,19% di Tengah Tekanan Jual Investor Asing
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, 15 Oktober 2025, dengan penurunan sebesar 0,19% ke level 8.051,17. Beberapa saham yang memberikan dukungan pada indeks antara lain DSSA yang meningkat 4,32%, TLKM yang naik 4,05%, dan AMRT yang bertambah 3,74%. Namun, ada juga beberapa saham yang menekan pergerakan pasar, seperti MLPT yang turun 14,99%, BBRI yang turun 1,41%, dan TPIA yang mengalami penurunan 4,01%.
Menurut riset dari Mega Capital Sekuritas, investor asing mencatat penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 1,43 triliun di pasar reguler dan Rp 1,40 triliun di seluruh pasar. Ini menunjukkan adanya tekanan jual yang masih kuat dari investor global. Dari total 11 sektor, 8 sektor mengalami pelemahan. Sektor teknologi mencatat penurunan hingga 3,65%, sementara sektor infrastruktur justru mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,56%.
Berita Emiten:
- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE): WEGE saat ini menghadapi empat gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak 7 Oktober 2025. Jika permohonan PKPU dikabulkan, Bursa dapat menjatuhkan suspensi perdagangan saham WEGE. Saat ini, harga saham WEGE berada di Rp66,2.
- PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO): GPSO baru saja mengalami perubahan kepemilikan saham setelah Direktur Utama sekaligus pendirinya, Karnadi Margaka, menjual 170 juta lembar saham. Transaksi ini terjadi di harga Rp59 per saham, dengan total nilai sekitar Rp10,03 miliar. Penjualan ini adalah bagian dari divestasi saham pendiri dan tidak terkait dengan perjanjian repo. Setelah penjualan, kepemilikan Karnadi menurun dari 52,49% menjadi 27%. Ini juga terkait dengan rencana akuisisi 45,45% saham GPSO oleh Tjokro Group.
Rekomendasi Saham Hari Ini:
- EMTK - Buy 1350-1365 | TP 1400-1430 | SL 1255
- SGER - Buy 350-356 | TP 364-370 | SL 336
- BUMI - Buy 133-136 | TP 140-148 | SL 128
- TAPG - Buy 1970-1990 | TP 2030-2090 | SL 1850
- TLKM - Buy 3050-3070 | TP 3130-3170 | SL 2870
Analisis dan rekomendasi saham di atas bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Investor diharapkan tetap bijak dalam berinvestasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
