IHSG Turun 0,71% Saat Pengumuman Rebalancing MSCI 12 Mei
Gambar atau konten salah?
12 Mei 2026 akan menjadi hari penting bagi pasar modal Indonesia. Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan mengumumkan hasil penyesuaian ulang (rebalancing) sejumlah saham yang menjadi konstituen indeksnya.
Pengumuman tersebut diperkirakan memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah sepanjang hari. IHSG akhirnya menutup pada 6.905,62, turun 0,71% atau 63,77 poin.
Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menanggapi penurunan tersebut. Ia mengatakan, "Saya rasa bukan menyangkut soal MSCI kok hari ini. Lebih banyak soal rupiah dan segala macam," ujar Pandu saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (11 Mei 2026).
Pandu menegaskan bahwa kelemahan IHSG hari ini tidak semata-mata dipengaruhi oleh sentimen pengumuman MSCI. Menurutnya, faktor utama adalah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang masih tinggi serta faktor teknis lain.
Meski demikian, Pandu tetap optimistis mengenai prospek pengumuman MSCI besok. Ia menambahkan, "Ya kita tunggu saja besok. Seharusnya kan semua (catatan) sudah dimasukin juga. Aku sudah lihat perkembangannya, bursa bagus kok dari sisi penerapan yang sedang dilakukan,".
MSCI akan mengumumkan hasil tinjauan indeks global, termasuk MSCI Indonesia Index, pada 12 Mei 2026. Tinjauan tersebut mencakup berbagai indeks seperti MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap, MSCI Micro Cap Indexes, dan MSCI Frontier Markets Small Cap Indexes. Rebalancing akan dipublikasikan pada 29 Mei 2026.
Pandu menutup pernyataannya dengan, "InsyaAllah besok, InsyaAllah baiklah,".
Pengumuman MSCI diharapkan dapat menambah transparansi dan memperkuat reformasi pasar modal Indonesia. Dengan catatan yang sudah diterapkan, pasar diharapkan dapat menanggapi perubahan indeks secara lebih stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
