IHSG Turun 3,38%; Investor Asing Jual Besar, ARGO & GOOD Siap

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun 3,38%; Investor Asing Jual Besar, ARGO & GOOD Siap

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada 24 April 2024 di zona merah, turun 3,38% hingga 7.129,49. Pergerakan ini menandai penurunan signifikan di pasar reguler.

Di sisi saham, APIC, BFIN, dan ANTM menunjukkan penguatan terbatas, sementara BBCA, DSSA, dan BBRI menekan indeks. Investor asing mencatat jual bersih Rp3,02 triliun di pasar reguler, dan total jual bersih Rp2,00 triliun di seluruh pasar.

Semua indeks kompak melemah, dengan sektor consumer cyclical mencatat penurunan paling dalam, 4,27%. Sektor lain juga mengalami tekanan, menambah ketidakpastian di pasar.

Pergerakan global menunjukkan variasi. Dow Jones turun 0,16% ke 49.230, S&P 500 naik 0,80% ke 7.165, dan Nasdaq menguat 1,63% ke 24.836. Keputusan politik AS juga memengaruhi sentimen pasar.

Presiden AS, Donald Trump, membatalkan rencana pengiriman utusan khusus ke Pakistan untuk pembahasan gencatan senjata. Dampaknya terlihat pada ETF EIDO turun 2,41% dan MSCI Indonesia turun 3,96%.

PT Argo Pantes Tbk (ARGO) memulai proyek pembangunan gudang build‑to‑suit untuk J&T Cargo. Peletakan batu pertama berlangsung pada 23 April 2024. Proyek ini diperkirakan bernilai Rp120 miliar dan akan selesai pada Februari 2027. Gudang tersebut akan memperkuat jaringan distribusi J&T Cargo di kawasan Jabodetabek.

Proyek ini merupakan kelanjutan kerja sama kedua pihak setelah menandatangani perjanjian sewa dengan nilai kontrak hampir Rp221 miliar untuk jangka waktu 10 tahun. Dalam kesepakatan tersebut, ARGO menyewakan lahan seluas 44.188 meter persegi beserta bangunan gudang dan kantor dengan total luas lebih dari 23.000 meter persegi.

PT Garudafood Tbk (GOOD) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp350,34 miliar atau Rp9,50 per saham. Nilai tersebut setara dengan 50,87% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp688,65 miliar.

Sepanjang 2025, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan 7,27% menjadi Rp13,12 triliun, ditopang kenaikan penjualan segmen makanan 9,87% menjadi Rp11,79 triliun. Laba per saham juga meningkat menjadi Rp18,67 dari sebelumnya Rp16,93. Jadwal cum dividen ditetapkan pada 6 Mei 2024, dengan pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2024.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • BFIN - Buy 810‑825 | TP 845‑860 | SL 775
  • MAPI - Buy 1275‑1285 | TP 1305‑1320 | SL 1235
  • ULTJ - Buy 1580‑1590 | TP 1610‑1640 | SL 1510
  • WIFI - Buy 2220‑2240 | TP 2300‑2400 | SL 2100
  • INCO - Buy 6600‑6650 | TP 6825‑6925 | SL 6300

Disclaimer: Semua analisis dan rekomendasi dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

Pergerakan IHSG yang menurun, dipengaruhi oleh tekanan sektor dan sentimen global, menandakan pasar masih sensitif terhadap dinamika ekonomi domestik dan keputusan politik internasional. Proyek ARGO dan kebijakan dividen GOOD menunjukkan upaya perusahaan untuk memperkuat posisi pasar, meskipun masih dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi yang lebih luas.

IHSGSektor consumer cyclicalInvestor asingDow JonesJ&T CargoGarudafooddividen

Komentar

Memuat komentar...