IHSG Turun 4% Akibat Penurunan Indeks Global MSCI & FTSE
Gambar atau konten salah?
Jakarta, Senin, 18 Mei 2024 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah sejak pembukaan perdagangan. Pada jam 09.41 WIB, data RTI Business menunjukkan indeks Garuda turun 3,66% menjadi 6.476,91. Tak lama kemudian, IHSG kembali turun, menyentuh 6.452,97 dengan koreksi 4,02%.
IHSG mulai di bawah 6.631,28 saat dibuka. Volume perdagangan mencapai 10,25 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 5,59 triliun. Sejak pembukaan, sudah diperdagangkan 832.322 saham. Dari total tersebut, hanya 86 saham menguat, 590 saham melemah, dan 61 saham stagnan.
Pelemahan IHSG bersamaan dengan pengumuman dua penyedia indeks global, MSCI dan FTSE Russell, pada Rabu, 13 Mei 2024. Saat itu, IHSG mencatat koreksi 1,98% menjadi 6.723,32. Aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp 1,53 triliun tercatat, menambah total aksi jual bersih tahunan hingga Rp 40,82 triliun pada tahun 2026.
Secara keseluruhan, data menunjukkan tekanan jual yang kuat di pasar saham Indonesia, dipicu oleh pergerakan indeks global dan aktivitas investor asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
