IHSG Tutup Positif di Zona Hijau, Saham BRPT Melesat

Hendra M. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
IHSG Tutup Positif di Zona Hijau, Saham BRPT Melesat

Gambar atau konten salah?

IHSG menutup perdagangan pada 05 Mei 2026 di zona hijau, naik 1,22% menjadi 7.057,11. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan saham BRPT yang melesat 24,66%, diikuti TPIA naik 19,70%, dan BBRI menguat 3,62%. Di sisi lain, saham ASII turun 3,29%, INCO jatuh tajam 13,09%, dan BYAN koreksi 2,19%, menekan pergerakan indeks.

Investor asing masih cenderung keluar, mencatat jual bersih sebesar Rp317,94 miliar di pasar reguler dan Rp518,39 miliar secara keseluruhan. Meskipun begitu, mayoritas sektor tetap menguat, dengan 7 dari 11 sektor mencatat kenaikan. Sektor kesehatan mengalami penurunan terdalam 1,52%, sementara sektor industri dasar menjadi yang paling menguat dengan kenaikan 2,86%.

Di pasar global, bursa saham Amerika Serikat juga menunjukkan penguatan. Indeks Dow Jones naik 0,73% ke posisi 49.298, S&P 500 bertambah 0,81% ke 7.259, dan Nasdaq menguat 1,03% ke level 25.326. Sentimen positif diperkirakan masih menopang pergerakan pasar, setelah data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama 2026 mencatat 5,61% secara tahunan, melampaui perkiraan pasar sebesar 5,40% dan menjadi yang tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Kondisi ini turut tercermin dari penguatan ETF EIDO sebesar 1,56% serta MSCI Indonesia yang naik 2,34%.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menyiapkan ekspansi besar dengan target kapasitas mencapai 1,8 GW pada 2033 atau meningkat sekitar 2,5 kali lipat dari posisi 2026 sebesar 727 MW. Salah satu proyek utama adalah pengembangan Hululais Unit 1 dan 2 dengan nilai investasi US$449 juta yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028. Selain itu, perusahaan juga menggarap proyek co-generation dengan potensi 230 MW senilai US$418 juta. Belanja modal diproyeksikan naik signifikan menjadi US$992.220 pada 2030 dari US$129.670 pada 2026. Pergerakan sahamnya masih cenderung mendatar, namun indikator teknikal menunjukkan peluang penguatan menuju kisaran Rp1.055.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan lonjakan signifikan pada awal tahun. Laba bersih perusahaan tumbuh 409,76% secara tahunan menjadi Rp662,64 miliar pada kuartal pertama 2026. Pendapatan juga naik 81,53% menjadi Rp1,11 triliun, di tengah kenaikan beban pendapatan sebesar 16,62% menjadi Rp312,53 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan marketing sales yang melonjak 112% menjadi Rp987 miliar, didorong oleh penyerahan lahan komersial di kawasan CBD PIK2. Selain itu, kontribusi juga datang dari penjualan produk residensial seperti Rumah Milenial dan Pasir Putih Residences, serta produk komersial seperti SOHO Manhattan dan Rukan Marina Bay.

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking milik HSBC Indonesia. Transaksi ini mencakup pengalihan aset dan liabilitas yang meliputi dana kelolaan sebesar Rp89,80 triliun, terdiri dari investasi nasabah Rp58,20 triliun dan simpanan Rp31,60 triliun, serta portofolio kredit ritel Rp3,60 triliun. Produk yang masuk dalam transaksi ini mencakup simpanan, obligasi, reksa dana, asuransi, hingga kartu kredit. Akuisisi ini akan memperkuat basis nasabah OCBC dengan tambahan lebih dari 336.000 nasabah serta sekitar 1.300 karyawan. Perseroan memperkirakan dana kelolaan dapat meningkat sekitar 25%, sementara saldo kartu kredit berpotensi tumbuh lebih dari 150% setelah integrasi selesai. Proses penyelesaian transaksi ditargetkan rampung pada kuartal II 2027, dengan nilai akhir yang akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • SSIA – Buy 1855-1870 | TP 1920-1975 | SL 1745
  • INDY – Buy 3790-3820 | TP 3890-3920 | SL 3570
  • PADI – Buy 124-126 | TP 129-132 | SL 117
  • CMRY – Buy 4670-4690 | TP 4800-4900 | SL 4390
  • AGII – Buy 3150-3180 | TP 3230-3330 | SL 2960

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Dengan data ekonomi kuat, indeks global yang menguat, dan langkah strategis perusahaan besar, pasar saham Indonesia menunjukkan dinamika positif. Namun, investor tetap harus memperhatikan fluktuasi sektor dan risiko pasar internasional yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham.

IHSGBRPTPertamina GeothermalPT Pantai Indah KapukOCBC NISPSektor industri dasarInvestasi

Komentar

Memuat komentar...