Ijeck Menaklukkan Trak Aspal di Sprint Rally Sumut
Gambar atau konten salah?
Musa Rajekshah, pereli senior Sumatera Utara, merasakan trak aspal pada Kejuaraan Nasional Sprint Rally Putaran I. Acara berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Bersama navigator Hervian Soejono, ia menurunkan Skoda Fabia RS Rally 2 di lintasan tersebut.
Menurut Musa, kendaraan yang ia kendarai mengalami sedikit kendala. Kendaraan tersebut tidak dirancang untuk trak aspal. Ia mengungkapkan, “Mobil kami tidak untuk jalan aspal untuk berlumpur dan berbeda suspensinya.” Meskipun begitu, trak aspal tidak menghalangi ia untuk menaklukkan seluruh Special Stage (SS) pada balapan ini.
Balapan ini sekaligus menjadi persiapan dan pemanasan menjelang Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan. Musa menegaskan, “Kita akan tetap coba trak ini, sekaligus ini juga pemanasan untuk Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan.”
Ia, yang sering dipanggil Ijeck, mengakui bahwa lintasan gravel (tanah berbatu) lebih menantang dibandingkan aspal. Gravel tidak dapat ditebak, sehingga adrenalin meningkat. Ia menjelaskan, “Kalau aspal ini lebih menantang yang Gravel . Aspal ini track tidak akan berubah. Tinggal kita racing line dan titik remnya. Tidak seperti jalan tanah, tapi memang punya kesulitannya masing-masing.”
Setelah menyelesaikan dua SS bersama navigator, Ijeck berencana melanjutkan dua SS tersisa pada 12 April 2026. Ia berharap dapat lebih menguasai lintasan dan menempatkan namanya di podium sebagai yang tercepat.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di Sumatera Utara. Banyak pembalap dari luar provinsi yang menikmati acara tersebut. Ia menyatakan, “Saya berharap kegiatan ini semakin banyak di Sumut. Karena dapat mengundang semakin banyak orang untuk menonton. Apalagi kalau kejuaraan nasional atau pun internasional, penonton juga datang dari luar negeri.”
Jika balapan bertaraf internasional, pembalap dan penonton dari luar negeri akan datang, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat. Ia menambahkan, “Tujuan kita hobi tersalurkan, perekonomian berjalan dan pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. Promosi pariwisata dan ekonomi kita akan meningkat.”
Selanjutnya, Ijeck mengucapkan terima kasih kepada pembalap dari Pulau Jawa yang hadir meramaikan Sprint Rally 2026. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan di Sumatera Utara demi kemajuan dunia otomotif dan pariwisata. Ia menutup dengan ucapan, “Terimakasih kepada seluruh peserta yang datang dari luar Sumut. Karena memang berharap event ini banyak datang dari Sumut. Untuk ke depan semakin banyak lagi yang datang. Para pembalap menikmati pariwisata dan kuliner di Sumatera Utara.”
Kejuaraan ini menonjolkan tantangan lintasan aspal bagi pembalap yang terbiasa dengan gravel, sekaligus menjadi ajang promosi ekonomi dan pariwisata Sumatera Utara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Molo Olo Ho" Tembus 9 Juta Views
Harga Emas Antam Medan Kembali Turun, Kini Rp 2,615 Juta per Gram
Antrean Solar Pekanbaru, Sopir Menginap Demi Isi BBM
Listrik Padam di Medan Lima Jam Hari Ini
7 Khasiat Teh Sereh, dari Tidur Nyenyak hingga Kolesterol
Pemkab Deli Siapkan Rp 13,6 M Relokasi SMPN 2 Galang
Berita Terbaru
56 RT dan RW di Tambak Wedi Ancam Mundur Massal
Dokter: Risiko Cedera Hyrox Tak Main-Main
Resep Perkedel Kentang Daging Cincang, Gurih dan Renyah
Prancis Incar Balas Dendam ke Spanyol di Semifinal
Molo Olo Ho" Tembus 9 Juta Views
Debit Sungai Cikeruh Menyusut, Petani Cemas
Ular Sanca 2 Meter Gemparkan Kos di Ciamis
Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan Rp 213 Juta
Harga Emas Antam Medan Kembali Turun, Kini Rp 2,615 Juta per Gram
56 RT & RW di Tambak Wedi Ancam Mundur Massal Bela Lurah