Ikan Raksasa Mekong Kembali, Nelayan Kaget

Nurul H. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Ikan Raksasa Mekong Kembali, Nelayan Kaget

Gambar atau konten salah?

Di Sungai Mekong, Kamboja, ikan-ikan raksasa yang selama ini dianggap hampir punah tiba-tiba muncul kembali. Para peneliti terkejut. Spesies yang bertahun-tahun diyakini semakin sulit ditemukan itu kini terlihat di beberapa titik sungai. Harapan baru untuk konservasi pun mulai tumbuh.

Pada awal Januari lalu, tim penyelamat satwa air di Kamboja mendapat laporan dari seorang nelayan. Tanpa sengaja, nelayan itu menangkap seekor lele raksasa Mekong. Bobotnya sekitar 95 kilogram. Tim segera datang ke lokasi. Mereka mencatat data, mengukur tubuh ikan, memasang penanda, lalu melepasnya kembali ke habitat asli.

Setelah kejadian itu, laporan tentang tertangkapnya ikan raksasa terus berdatangan. Bukan dari satu tempat, tapi dari berbagai kawasan di sepanjang Sungai Mekong. Para ilmuwan mulai memberi perhatian serius. Sebab, pada musim-musim sebelumnya, hampir tidak ada kabar soal keberadaan spesies besar ini.

"Setelah bertahun-tahun menyaksikan spesies ini menuju kepunahan, melihat jumlahnya meningkat terasa hampir mustahil. Namun itu benar-benar terjadi," kata Zeb Hogan, ahli biologi perikanan dari University of Nevada, Reno.

Lele raksasa Mekong bukan ikan sembarangan. Ini adalah salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai tiga meter. Beratnya bisa lebih dari 300 kilogram.

Dulu, ikan ini mudah ditemukan di Sungai Mekong. Sungai itu membentang melintasi enam negara Asia Tenggara. Tapi dalam beberapa dekade terakhir, populasinya anjlok. Penyebabnya: penangkapan berlebihan, pembangunan bendungan, penambangan pasir, dan perubahan aliran sungai.

Para peneliti mencatat penurunan drastis jumlah lele raksasa Mekong yang tertangkap di Thailand sejak akhir 1990-an. Pada beberapa musim, nelayan bahkan tidak menemukan satu pun ikan dewasa. Kondisi ini membuat spesies itu masuk dalam kategori sangat terancam punah.

Lele raksasa Mekong adalah salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai tiga meter. Beratnya bisa lebih dari 300 kilogram. Dulu, ikan ini mudah ditemukan di Sungai Mekong yang melintasi enam negara Asia Tenggara. Tapi penangkapan berlebihan, pembangunan bendungan, penambangan pasir, dan perubahan aliran sungai membuat populasinya merosot tajam.

Zeb Hogan, ahli biologi perikanan dari University of Nevada, Reno, mengatakan: "Setelah bertahun-tahun menyaksikan spesies ini menuju kepunahan, melihat jumlahnya meningkat terasa hampir mustahil. Namun itu benar-benar terjadi."

Kemunculan kembali ikan-ikan raksasa ini bukan kebetulan. Nelayan lokal kini bisa melaporkan penangkapan ikan langka secara tidak sengaja melalui saluran telepon dan aplikasi 24 jam. Sistem ini memudahkan tim penyelamat untuk segera turun tangan. Ikan yang tertangkap didata, diukur, dipasangi penanda, lalu dikembalikan ke sungai.

Pada awal Januari lalu, seekor lele raksasa Mekong seberat 95 kilogram tertangkap oleh seorang nelayan. Tim penyelamat datang, melakukan pendataan, lalu melepasnya kembali. Beberapa waktu kemudian, laporan serupa berdatangan dari berbagai daerah di sepanjang Sungai Mekong. Ini jarang terjadi. Pada musim-musim sebelumnya, hampir tidak ada kabar soal ikan besar seperti ini.

Lele raksasa Mekong adalah salah satu spesies yang paling sering ditemukan oleh tim penyelamat. Ikan ini bisa tumbuh hingga panjang sekitar tiga meter. Beratnya bisa melebihi 300 kilogram. Dulu, ikan ini mudah ditemukan di Sungai Mekong yang membentang melintasi enam negara Asia Tenggara. Tapi dalam beberapa dekade terakhir, populasinya anjlok. Penangkapan berlebihan, pembangunan bendungan, penambangan pasir, dan perubahan aliran sungai menjadi penyebab utama.

Di Thailand, jumlah lele raksasa Mekong yang tertangkap turun drastis sejak akhir 1990-an. Pada beberapa musim, nelayan bahkan tidak menemukan satu pun ikan dewasa. Akibatnya, spesies ini masuk dalam kategori sangat terancam punah.

Kemunculan kembali ikan-ikan raksasa ini memberi secercah harapan. Tapi tantangan masih besar. Bendungan terus dibangun. Pasir terus ditambang. Aliran sungai terus berubah. Namun, setidaknya untuk saat ini, ikan-ikan itu kembali. Dan para peneliti serta nelayan lokal bekerja sama untuk memastikan mereka tetap ada.

lele raksasa MekongSungai MekongKambojaikan terancam punahkonservasikemunculan kembalipopulasi ikan

Komentar

Memuat komentar...