Indonesia Buka Pintu Investasi Lebar untuk Rusia

Jaka M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Indonesia Buka Pintu Investasi Lebar untuk Rusia

Gambar atau konten salah?

Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor dari Rusia. Hal ini disampaikan langsung oleh Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) yang baru saja kembali dari ajang INNOPROM 2026. Pameran industri internasional terbesar di kawasan Eurasia itu menjadi panggung bagi Indonesia untuk menarik minat pengusaha Rusia.

Dalam gelaran tersebut, Indonesia mendapat kepercayaan sebagai Official Partner Country. Status ini membuka kesempatan lebih besar untuk mempromosikan peluang investasi, memperkuat kerja sama industri, dan menjalin kemitraan ekonomi yang lebih erat antara kedua negara.

Ketua Umum HKI, Akhmad Maruf Maulana, secara langsung mempromosikan berbagai keunggulan Indonesia. Di hadapan para pelaku industri Rusia, ia menyebutkan beberapa faktor kunci. Stabilitas ekonomi yang kuat, pasar domestik yang sangat besar, dan posisi strategis sebagai gerbang masuk ke kawasan ASEAN. Semua itu, kata Maruf, didukung oleh jaringan kawasan industri yang terus berkembang dengan infrastruktur dan utilitas yang semakin kompetitif.

"Kami mengundang para pengusaha Rusia untuk berinvestasi di Indonesia. HKI siap menjadi mitra lokal yang terpercaya dengan memfasilitasi penyediaan lahan kawasan industri, mendampingi seluruh proses perizinan, serta mempertemukan investor dengan kawasan industri yang paling sesuai dengan kebutuhan usahanya," ujar Maruf dalam keterangan resminya pada Kamis, 08 Juli 2026.

Maruf juga menegaskan komitmen pemerintah saat ini. Pemerintah, menurutnya, sangat serius mendorong masuknya investasi baru. Caranya melalui penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, pembangunan infrastruktur, dan penguatan iklim usaha yang memberikan kepastian bagi investor. Sinergi ini, lanjutnya, menjadi modal penting untuk mempercepat realisasi investasi di Indonesia.

"Kami ingin membangun kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan bagi Indonesia maupun Rusia," tegas Maruf.

Langkah konkret pun sudah diambil. HKI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Association of Clusters, Technology Parks and Special Economic Zones of Russia. Dokumen kerja sama ini ditandatangani langsung oleh CEO asosiasi Rusia, Labudin Mikhail, bersama Ketua Umum HKI.

Isi kerja sama ini cukup luas. Mulai dari promosi investasi, pertukaran informasi peluang bisnis, pengembangan proyek industri bersama, hingga peningkatan kapasitas pengelolaan kawasan industri. Yang tak kalah penting, MoU ini juga memfasilitasi investasi perusahaan Rusia di Indonesia dan sebaliknya, perusahaan Indonesia di Rusia.

HKI berjanji akan memberikan pendampingan penuh kepada investor. Pendampingan ini dimulai sejak tahap awal investasi. Mulai dari pemilihan lokasi, penyediaan lahan, koordinasi dengan pengelola kawasan industri, hingga fasilitasi berbagai proses perizinan. Pendekatan seperti ini diharapkan bisa mempercepat realisasi investasi sehingga investor bisa segera memulai kegiatan usahanya di Indonesia.

Langkah HKI ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menarik investasi asing, khususnya dari Rusia. Dengan adanya MoU dan promosi langsung di pameran internasional, diharapkan akan semakin banyak pengusaha Rusia yang melirik Indonesia sebagai tujuan investasi. Dukungan penuh dari pemerintah dan kesiapan kawasan industri menjadi nilai tambah yang ditawarkan.

investasi Rusiakawasan industriHKIINNOPROMMoUkerja sama ekonomipeluang investasi

Komentar

Memuat komentar...