Indonesia Siap World Cup Panjat Sebelum Asian Games 2026
Gambar atau konten salah?
Indonesia akan menempuh rangkaian World Cup panjat tebing sebelum menyongsong Asian Games 2026. Pelatih Galar Pandu Asmoro menjelaskan bahwa seri World Cup menjadi langkah persiapan menuju kompetisi utama di Nagoya, Jepang.
Tim nasional dijadwalkan mengikuti tiga sampai empat ajang World Climbing Speed. Ajang pertama berlokasi di Wujiang, China, pada Mei 2025, diikuti oleh tiga seri lainnya di Polandia dan negara lain. Setelah menyelesaikan World Cup, atlet akan bersiap menghadapi Asian Games, yang berlangsung dari 19 September 2026 hingga 4 Oktober 2026.
FPTI telah mengamankan delapan kuota untuk Asian Games, empat di antaranya berasal dari nomor speed, baik untuk putra maupun putri. Keberadaan atlet yang sudah pasti tampil di Asian Games menjadi fokus utama pelatih.
“Jadi saya dan Mbak Fitriyani sudah menitikberatkan bahwa peak pertama itu di Asian Games. Kalau peak yang di berikut-berikutnya itu hanya antara gitu,” kata Galar saat ditemui di Pelatnas panjat tebing di kawasan Bekasi.
Galar menambahkan, “Jadi mungkin di beberapa bulan ke depan ini di 90 persen ya peak‑nya ya, di 90 persen, dan untuk nanti di 100‑nya di Asian Games InsyaAllah. Jadi semua tetap dapat lah karena target kita di tahun ini untuk bisa meloloskan banyak atlet di tahun 2027 karena nanti ada kualifikasi untuk Olimpiade. Olympic Qualifier.”
Menjelaskan komposisi atlet dan prioritas target, Galar menegaskan, “Mengenai komposisi atlet yang diturunkan dan prioritas target, Galar menegaskan tentu atlet yang sudah pasti tampil di Asian Games akan berfokus pada multievent Asia tersebut.”
Ia melanjutkan, “Jadi lebih ke kebutuhan ya. Yang sudah pasti kan empat orang untuk di Asian Games, di 100 persen mungkin di Asian Games sementara (atlet lain yang tak masuk Asian Games) yang lain, di seri‑seri World Cup ini harus kita push buat 100 persen juga. Jadi membagi skala prioritasnya saja.”
Walaupun di dalam seri World Cup nanti tetap ada atlet Asian Games yang jadi andalan kami juga, Galar menegaskan, “Tapi kans‑nya untuk memperoleh nilai atau mendapatkan poin besar di World Series itu tetap besar gitu,” tambahnya.
Ia menutup dengan rencana pemeliharaan kondisi atlet, “Tinggal nanti bagaimana kami me‑maintenance kondisi atletnya dengan program latihan seperti apa (jika merujuk pada jadwal yang padat agar sesuai peak‑nya),” tegas Galar.
Dengan strategi ini, Indonesia menargetkan puncak performa pada Asian Games 2026, sambil memanfaatkan World Cup sebagai sarana latihan intensif. Keberhasilan di Asian Games akan membuka peluang bagi atlet untuk berkompetisi di kualifikasi Olimpiade 2027.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
