Investor Asing Jual, IHSG Turun 1,98% MSCI Hapus 18 Saham
Gambar atau konten salah?
Investor asing mencatat aksi jual bersih besar‑besar di pasar modal Indonesia setelah MSCI mengumumkan pencoretan 18 saham Indonesia dari indeksnya. Penjualan ini menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (13 Mei 2026).
Data RTI Business menunjukkan investor asing menjual bersih senilai Rp 1,53 triliun sepanjang perdagangan. Penurunan ini terutama terjadi pada saham‑saham blue chip. Net foreign sell terbesar terdaftar pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 273,55 miliar. Di posisi kedua, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengalami net foreign sell Rp 139,8 miliar. Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menurun Rp 123,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 91,8 miliar, dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) Rp 62,7 miliar.
IHSG sendiri ditutup turun 1,98 % ke level 6.723,32 pada perdagangan Rabu. Volume transaksi tercatat 38,94 miliar dengan nilai transaksi Rp 19,79 triliun.
Aksi jual besar‑besar ini dipicu oleh kekhawatiran investor asing terhadap saham‑saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard Index. Banyak saham tersebut termasuk blue chip yang biasanya mendukung gerakan IHSG. Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menjelaskan bahwa investor asing menurunkan minat pada saham‑saham tersebut karena hilangnya daya tarik. Mereka juga menggunakan MSCI sebagai tolok ukur investasi di pasar Indonesia.
“Adapun pengumuman ini menjadi sentimen negatif bagi IHSG sebab saham‑saham yang dihapus ini kemungkinan besar akan kehilangan daya tarik di mata investor asing yang hanya berpatokan pada indeks MSCI,” ujarnya pada Rabu (13 Mei 2026).
Keputusan MSCI menghapus 18 saham menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor asing. Mereka melihat indeks tersebut sebagai patokan utama dalam menilai saham Indonesia. Penurunan nilai saham blue chip yang terhapus membuat pasar merespons dengan penjualan besar‑besar, yang pada gilirannya menekan IHSG pada hari perdagangan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Menguat 66 Poin, Tren Bulanan Masih Negatif
GoPay Luncurkan Fitur Kirim Uang ke 7 Negara
Indika Energy Bungkam Soal Rumor Divestasi Kideco US$ 1 M
DIM Resmi Anggota IFSWF, Terapkan Standar Investasi Global
Laba BTN Melonjak 40,8% di Semester I 2026
Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Pelabuhan Hijau Bintang 5
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai