ITS Buka Jalur Desain Khusus, Portofolio Jadi Penentu

Hari W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
ITS Buka Jalur Desain Khusus, Portofolio Jadi Penentu

Gambar atau konten salah?

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka pendaftaran mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Mandiri ITS (SMITS) Creative Design Talent (CDT) untuk tahun 2026. Pendaftaran dimulai pada 08 Juli 2026 hingga 21 Juli 2026. Jalur ini khusus untuk calon mahasiswa yang ingin masuk ke program studi di Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital. Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dari tahun 2024, 2025, atau 2026 boleh mendaftar.

Prodi yang bisa dipilih ada tiga. S1 Desain Produk Industri, S1 Desain Interior, dan S1 Desain Komunikasi Visual (DKV). Semua prodi ini masuk dalam fakultas yang sama di ITS. Seleksi tidak hanya melihat nilai rapor, tapi juga portofolio. Mata pelajaran yang jadi perhatian adalah matematika dan bahasa Indonesia. Tapi portofolio jadi faktor penentu utama.

Untuk bisa mendaftar, ada beberapa syarat umum. Calon mahasiswa harus Warga Negara Indonesia (WNI). Punya NIK dan NISN. Usia maksimal 26 tahun per 01 Juli 2026. Mereka yang sudah diterima lewat jalur SNBP di tahun 2024, 2025, atau 2026 tidak boleh mendaftar. Aturan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) juga berlaku. Calon harus punya kesehatan yang cukup untuk belajar dengan lancar. Dan harus bersedia memenuhi biaya pendidikan.

Soal nilai rapor, aturannya cukup detail. Nilai yang diisikan adalah nilai pengetahuan, bukan keterampilan. Rapor bisa menggunakan Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka, atau kurikulum lain. Pendaftar dari Kurikulum Merdeka bisa mengosongkan mapel yang tidak diambil. Untuk mapel fisika, kimia, biologi, bisa diisi dengan nilai IPA atau nilai detail dari sekolah. Begitu juga geografi, sosiologi, ekonomi bisa diisi nilai IPS. Kalau dari SMK 4 tahun, rapor diisi sampai semester 7 atau 8 tergantung ketersediaan.

Portofolio jadi bagian paling krusial. Tema yang diberikan: menggambarkan suasana di atas meja saat sedang atau akan menikmati sarapan. Pendaftar harus menampilkan berbagai objek di atas meja dan karakter suasana sarapan yang dialami. Minimal ada satu jenis makanan, satu wadah makan (piring atau mangkuk), satu wadah minum (gelas atau cangkir), peralatan makan, dan objek pendukung lainnya di sekitar meja.

Gambar harus manual. Tidak boleh digambar digital atau menggunakan AI. Kalau ketahuan, langsung gugur. Gunakan kertas A4 putih (210 x 297 mm). Alatnya pensil, bolpoin, atau spidol hitam, atau kombinasinya. Boleh diberi judul atau narasi tambahan. Hasil gambar harus discan atau difoto dengan kamera atau ponsel, lalu disimpan dalam format JPEG ukuran 2610 x 3960 pixel. Selain itu, harus ada surat pernyataan keaslian karya sesuai template, ditandatangani di atas meterai, discan atau difoto, juga format JPEG.

Dokumen pendaftaran perlu disiapkan dalam format JPG atau PNG dengan ukuran maksimal 1 MB per file. Dokumen itu meliputi NIK, nomor paspor (khusus WNA), pasfoto 4x6 dengan latar biru atau merah, scan KTP atau KK, dan foto diri memegang kartu identitas. Ada juga dokumen lain yang bisa dalam format JPG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 1 MB: nilai rapor semester 1-6, file portofolio, dan scan surat pernyataan kesanggupan biaya pendidikan.

Biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000. Soal biaya kuliah, ada UKT (Uang Kuliah Tunggal) mulai dari Rp 7.500.000 per semester, disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua. Selain itu ada IPI (Iuran Pengembangan Institusi) yang bisa dipilih dua opsi: Rp 75.000.000 atau Rp 100.000.000. IPI dibayarkan sekali saat daftar ulang, atau bisa dicicil mulai semester 2 sampai 6. Tapi saat daftar ulang harus bayar 50% dulu.

Jadwal pendaftaran sudah ditetapkan. Pendaftaran buka 08 Juli 2026 hingga 21 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi pada 24 Juli 2026. Setelah itu, pembayaran IPI dilakukan 24-28 Juli 2026. Pengisian data daftar ulang 24-29 Juli 2026. Pembayaran UKT 23-30 Juli 2026. Awal kegiatan mahasiswa baru akan diumumkan kemudian. Perkuliahan mulai 31 Agustus 2026. Semua tahapan pada hari terakhir ditutup jam 15.00. Informasi lebih lanjut bisa dicek di https://www.its.ac.id/admission/smits-cdt/.

Jalur SMITS CDT ini sebenarnya mirip dengan jalur mandiri di kampus lain, tapi dengan fokus pada desain. Portofolio jadi penentu utama. Artinya, siswa yang tidak memiliki bakat menggambar manual atau tidak bisa menunjukkan suasana sarapan secara artistik mungkin akan kesulitan. Nilai rapor tetap penting, tapi bobotnya tidak sebesar portofolio. Ini menunjukkan bahwa ITS ingin menjaring mahasiswa yang benar-benar punya kemampuan praktis di bidang desain, bukan sekadar nilai akademik bagus. Biaya yang cukup tinggi—terutama IPI yang bisa mencapai Rp 100 juta—juga menjadi pertimbangan. Calon mahasiswa perlu memikirkan kemampuan finansial keluarga sebelum mendaftar.

ITSSeleksi MandiriCDTPortofolioDesainBiaya PendidikanPendaftaran

Komentar

Memuat komentar...