Jakarta Operasi Hilangkan Ikan Sapu‑Sapu: 6,9 Ton Wilayah
Gambar atau konten salah?
Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan operasi pengusiran ikan sapu‑sapu dengan volume 6,9 ton di 5 wilayah. Ikan ini dianggap invasif dan berisiko tinggi bila dikonsumsi.
Menurut Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, ikan sapu‑sapu liar yang hidup di air tercemar dapat menampung logam berat berbahaya dan bakteri patogen. Ia menyatakan, “Pada perairan yang tercemar, risiko kontaminasi logam berat sangat tinggi. Termasuk cemaran bakteri seperti E coli yang berbahaya jika dikonsumsi,” beberapa waktu lalu.
Hasudungan menambahkan bahwa risiko kanker tidak semata-mata berasal dari daging ikan itu sendiri, melainkan dari kontaminasi logam berat. Ikan sapu‑sapu liar dapat terpapar Pb, Cd, Hg, dan As. Logam berat ini diketahui dapat merusak ginjal, hati, dan sistem saraf, serta meningkatkan risiko kanker bila terakumulasi dalam jangka panjang.
Ia juga menegaskan, “Kalau ikan berasal dari sungai tercemar, sangat mungkin kandungan logam beratnya melebihi ambang batas aman. Konsumsi dalam jangka panjang bisa menyebabkan keracunan kronis,” kata Hasidungan.
Data dari Karolinska Institutet, Swedia, menunjukkan adanya hubungan antara asupan kadmium dalam makanan dan kanker payudara. Penelitian tersebut dipresentasikan secara daring di Cancer Research dan didasarkan pada data lebih dari 55.000 wanita.
Selain itu, International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan arsenik (baik unsur tunggal maupun senyawa anorganik seperti arsenit dan arsenat) sebagai karsinogenik bagi manusia.
Operasi pengusiran ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menekan populasi ikan sapu‑sapu yang berpotensi menimbulkan bahaya kesehatan. Masyarakat diingatkan untuk tidak mengonsumsi ikan ini, terutama yang berasal dari perairan tercemar, guna menghindari risiko keracunan kronis dan kanker.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
