Jakarta Selatan Catat 8.600 Kasus ISPA, Musim Pancaroba
Gambar atau konten salah?
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat 2,5 juta kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada periode Januari–November 2025. Pada musim pancaroba, diperkirakan jumlah kasus akan naik lagi. Peningkatan ini dipengaruhi banyak faktor, salah satunya perubahan cuaca ekstrem saat peralihan antara musim kemarau dan hujan.
Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Dinkes Jakarta Selatan, drg Evelyne Hotma Fransisca, mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan ISPA secara efektif. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan, etika batuk dan bersin, serta memakai masker di tempat berisiko.
Di Jakarta Selatan, tahun 2025 kasusnya mencapai ribuan. Ada 8.600 lebih kasus ISPA, yang sebagian besar menyerang anak-anak dan lansia. Dalam penelitiannya, drg Evelyne berkata, “Kenapa? Karena imunitasnya yang lebih rendah daripada kita yang aktif.”
Kepala Puskesmas Pancoran Sri Lenita menyatakan bahwa beberapa bulan terakhir banyak masyarakat datang dengan gejala yang diduga ISPA. Pada bulan Februari 2026, tercatat lebih dari 1.000 pasien datang dengan batuk, demam, pilek, atau sesak napas. Namun, setelah diidentifikasi, tidak semuanya terdiagnosis ISPA; beberapa kasus ternyata disebabkan masalah kesehatan lain.
Selain ISPA, Sri Lenita mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit lain. Ia menambahkan, “Misalnya penyakit demam berdarah. Kalau ISPA karena perubahan cuaca, debu, itu bersinggung dengan terjadinya penyakit‑penyakit tersebut.” Ia juga menekankan perlunya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta pentingnya pemeriksaan laboratorium, vaksinasi, dan isolasi bila perlu.
Kesimpulannya, data menunjukkan peningkatan kasus ISPA di musim pancaroba, menyoroti perlunya tindakan pencegahan yang konsisten dan kewaspadaan terhadap penyakit lain. Pemerintah terus memantau situasi dan memberikan arahan kesehatan kepada masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lelah Berkepanjangan Bisa Jadi Tanda Awal Sakit Jantung
Mayapada Buka RS ke-8, Fokus Ibu dan Anak di Jakarta Timur
Prancis Catat Lonjakan Kematian 29% Akibat Gelombang Panas Ekstrem
Pramono Resmikan RS Mayapada, Target Pasien Berhenti Berobat ke Luar Negeri
5 Minuman Sehat Pengganti Soda
BMKG: Puncak Kemarau 2026 Juli-September
Berita Terbaru
Mendikti Soroti Budaya 'Panggil Prof' Sebelum SK
Truk J&T Tersambar KA Logawa, Sopir Tewas
Penjual Makanan Tutup Warung Dua Bulan, Masak Gratis Setiap Hari
Tumpahan Batubara Pangandaran: Logam Berbahaya Mengendap di Dasar Laut
Yaris Cross Hybrid Teruji Hanya 7,1 Liter dari Jakarta ke Bandung
Persija Rekrut Bek Bosnia Kerim Memija
Headphone Sony Kini Bisa Lacak Gerakan Kepala di Game PC
Prabowo Umumkan Temuan Cadangan Emas Baru di Papua
Laba BTN Melonjak 54%, Didorong Danantara